Palupuah,kaba12 — Wilayah kabupaten Agam yang dikenal sebagai salah satu daerah rawan terdampak beragam bencana, membutuhkan kesiapan seluruh elemen masyarakat terutama dalam kaitan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dini, untuk selalu siaga setiap saat.
Untuk membangun kesiapsiagaan tersebut, peran berbagai kompoten masyarakat terutama Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari sangat diandalkan pemerintah, sebagai perpanjangan tangan membantu masyarakat di lapangan dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Hal itu menjadi penekanan penting Budi Perwira Negara, Kalaksa BPBD Agam saat menyampaikan materi dalam pelatihan KSB Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, dalam kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas KSB di kantor walinagari Koto Rantang, Kecamatan Paluluah, Jumat, (9/8).
Disebutkan, peran dan kepedulian seluruh personil KSB Nagari dalam membantu masyarakat sebagai garda terdepan dalam penyelamatan dan pengurangan risiko bencana sangat diandalkan Pemkab.Agam, pasalnya mayoritas wilayah kabupaten Agam rawan akan beragam dampak bencana, baik bencana tanah longsor, banjir, pohon tumbang, erupsi gunung Marapi dan gempa bumi.
Beragam potensi kebencanaan yang pernah dialami masyarakat Kabupaten Agam di berbagai kecamatan tersebut, termasuk di Kecamatan Palupuah yang dikenal rawan bencana longsor terutama di ruas jalan lintas Sumatera itu, mesti menjadi perhatian serius, “ dan kami berharap, KSB Nagari bisa berperan optimal dalam mengantisipasi dan mengurangi risiko kebencanaan, “ulasnya.
Diharapkan Budi Perwira Negara, dengan sinergi dan koordinasi yang maksimal, termasuk dengan pelatihan peningkatan kapasitas anggota KSB itu, bisa semakin mendorong peran aktif dan kepedulian bersama dalam upaya pengurangan risiko bencana.
“ Kami sangat berterimakasih atas peran dan kepedulian para personil KSB dan pemerintah nagari, hal ini menjadi tanggungjawab kemanusiaan yang harus terus kita bangun bersama,” sebut Kalaksa BPBD Agam itu
(HARMEN)