Lubukbasung,kaba12 — Kabupaten Agam kembali didera bencana dampak hujan lebat yang terjadi sepanjan Sabtu sore hingga malam. Setidaknya, 5 lokasi terdampak cukup parah akibat curah hujan tinggi, masing-masing banjir bandang di Galudua, Kecamatan IV Koto, banjir bandang di Sungaipua, banjir bandang susulan di Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, longsor di Malalak, banjir di Balingka,Kecamatan IV Koto, dan informasi terkini longsor di Gasang, Maninjau.
Informasi yang dirangkum kaba12 dari berbagai sumber resmi di kabupaten Agam menyebutkan, setidaknya 5 lokasi bencana yang skala yang cukup besar terjadi di kabupaten Agam sepanjang Sabtu malam.
Seperti halnya banjir bandang di Galugua, Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, yang diinformasikan bersumber dari luapan aliran sungai di kaki Gunung Singgalang yang menyebabkan kerusakan yang cukup serius di berbagai lokasi. Bahkan, ruas jalan propinsi ruas Maninjau-Padanglua-Bukittinggi lumpuh, karena berubah menjadi aliran sungai yang cukup besar.

Informasi dari Ben Subchan, Camat IV Koto, dampak banjir bandang di Galudua, warga yang terdampak harus diungsikan ke SMPN 1 IV Koto, bahkan di lokasi kejadian aliran listrik juga padam, “ kita prioritaskan penanganan dan keselamatan warga, “ sebutnya.
Bahkan, informasi yang diperoleh, menjelang dini hari, banjir bandang sudah mulai surut, namun, di sepanjang ruas jalan di Galudua, Koto Tuo, kecamatan IV Koto , dipenuhi lumpur dan batu-batu besar, sehingga menyuliskan kendaraan melewati jalur jalan tersebut.

Kondisi serupa terjadi di Sungaipua, dampak curah hujan tinggi memicu luapan banjir di pinggang Gunung Marapi tersebut, sehingga diinformasikan setidaknya 3 rumah warga dihanyutkan banjir bandang. Kejadian serupa juga terjadi di nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, kawasan yang terdampak banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi.
Di Bukik Batabuah bahkan diinformasikan, dampak luapan banjir menyebabkan banyak rumah warga yang terendam,termasuk kendaraan warga. Bahkan, seorang pasien dilaporkan hanyut namun berhasil dievakuasi.

Demikian juga di Gasang, Maninjau, luapan Batang Sarasah menyebabkan banjir di ruas jalan propinsi, bahkan mesjid Gasang, dipenuhi banjir lumpur, “ Batang Sarasah meluap, sehingga memenuhi badan jalan dan mesjid Gasang, “ sebut Al Hafiz, Camat Tanjung Raya.

Bahkan, di kecamatan Malalak juga terjadi banjir besar, akibat meluapnya sungai Batang Marambuang di Jorong Saskand Nagari Malalak Timur yang menerjang 2 rumah warga. Saat ini, warga yang terdampak tengah dievakuasi warga setempat ke tempat yang lebih aman.
(HARMEN)
