Banuhampu,kaba12 — Penguatan peran Kelompok Siaga Bencana (KSB) di Kabupaten Agam menjadi sangat penting mengingat kabupaten Agam sebagai salah satu daerah yang disebut-sebut sebagai etalase bencana di Sumatera Barat, karena komplitnya potensi yang dimiliki.
Untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar dialami masyarakat jika terjadi masalah kebencanaan, peran KSB dalam penguatan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) menjadi salah satu poin penting yang secara konsisten dilakukan BPBD Agam bersama stake holder dan mitra kerja, termasuk dengan jajaran pemerintah kecamatan, nagari, sekolah dan unsur lain.

Hal itu disebutkan H.Bambang Warsito, kepala BPBD Agam saat menyampaikan presentasi terkait PRB dan kondisi kekinian potensi ancaman kebencanaan yang terjadi secara nasional, termasuk di kabupaten Agam, khususnya potensi perubahan iklim ke musim panas, di aula kantor camat Banuhampu, Jumat, (6/10).
Dijelaskan Bambang Warsito, secara khusus pihaknya mendorong perhatian dan dukungan jajaran pemerintah nagari dan kecamatan untuk mengoptimalkan peran KSB di seluruh nagari, mengingat KSB yang merupakan relawan kebencanaan yang bergerak tanpa pamrih itu, merupakan warga pilihan yang memiliki kepedulian dan jiwa sosial-kemanusiaan yang tinggi.

Untuk membekali seluruh anggota KSB dengan pemahaman terkait upaya penanganan dan pengurangan risiko kebencanaan, perlu diilakukan diskusi, sosialisasi dan aktivitas rutin, agar berbagai upaya yang dibangun, bisa memberi dampak yang lebih luas tanpa beresiko lain terhadap masyarakat.
“ Kami berupaya mendorong peran aktif KSB di seluruh nagari, untuk tampil lebih maksimal membantu warga terdampak bencana, termasuk berperan dalam pengurangan risiko bencana, dan kegiatan kemanusiaan lain, “sebutnya.
Secara khusus kepala BPBD Agam itu berterimaksasih atas dukungan dan perhatian yang besar dari camat Banuhampu dan para walinagari, sehingga aktivitas KSB di seluruh nagari bisa bergerak aktif, bahkan bisa memberi dukungan terhadap masalah kebencanaan di wilayah lain, “ kami ungkap salut akan hal itu, “ulasnya.

Disisi lain, Bambang Warsito menyebutkan pihaknya secara rutin akan turun ke seluruh kecamatan dan nagari untuk mensosialisasikan berbagai program PRB sekaligus mendorong peran aktif KSB dalam berbagai kegiatan penanganan dampak kebencanaan di wilayah masing-masing,sekaligus sebagai motor sosialisasi pada masyarakat dalam upaya pengurangan dampak dan risiko bencana.
-HARMEN.-