BPBD Kab. Agam

Tanggap Darurat Dicabut, Data Resmi BPBD Agam 165 Warga Meninggal, 3.246 Jiwa Mengungsi

Lubukbasung,kaba12 — BPBD Agam melansir data resmi sebanyak 165 warga Kabupaten Agam dinyatakan meninggal dunia dampak bencana hidrometeorologi 2025 yang tersebar di 6 kecamatan. Selain itu, 37 warga masih dinyatakan hilang. Jumlah itu, diproyeksikan masih akan berubah sesuai perkembangan di lapangan.

Hal itu disampaikan secara resmi oleh Kalaksa BPBD Agam Rahmad Lasmono dalam rapat evaluasi kajian perpanjangan masa tanggap darurat I yang digelar di aula utama kantor Bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, Senin, (5/1/2026).

Dalam rapat khusus tersebut, Pemerintah Kabupaten Agam secara resmi mencabut status tanggap darurat bencana dan memberlakukan fase transisi pemulihan yang diberlakukan selama 6 bulan kedepan.

Keputusan pencabutan masa tanggap darurat itu digelar dalam rapat khusus Forkopimda Agam dihadiri Bupati Agam, Wakil Bupati, Dandim 0304/Agam, Kapolres Agam, Ketua DPRD Agam, seluruh kepala OPD Pemkab. Agam, para camat dan unsur terkait lain dalam penanganan dampak bencana.

Dalam rapat tersebut, data resmi BPBD Agam seperti disampaikan Rahmad Lasmono, Kalaksa BPBD Agam, hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tercatat sebanyak 165 orang yang tersebar di 6 kecamatan masing-masing Kecamatan Palembayan sebanyak 136 korban meninggal, Kecamatan Malalak sebanyak 16 orang, Kecamatan Tanjung Raya 10 orang, Kecamatan Matur 1 orang, Palupuah 1 orang dan Ampek Nagari 1 orang.

Dari total 136 korban yang ditemukan meninggal, tercatat sebanyak 23 orang yang belum teridentifikasi, masing-masing ditemukan dalam kondisi 18 jenazah utuh dan 5 potong tubuh yang masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI Polda Sumbar dan Mabes Polri. Data terakhir BPBD Agam juga menyebutkan, 37 warga masih dinyatakan hilang.

Rahmat Lasmono menambahkan, bencana hidrometeorologi 2025 di kabupaten Agam menyebabkan 3.246 warga mengungsi, yang ditempatkan di berbagai lokasi, baik di masjid, mushalla, dan rumah sanak keluarga, “saat ini, masih ada 3 warga korban bencana yang menderita luka-luka dan masih menjalani perawatan di RSUD Lubukbasung, “jelasnya.

(HARMEN)

0Shares
Tanggap Darurat Dicabut, Data Resmi BPBD Agam 165 Warga Meninggal, 3.246 Jiwa Mengungsi
To Top