Kaba Pasaman

Afif Belum Berhasil Dievakuasi, Pasukan Marinir Bantu Tim SAR Gabungan

Lubuksikaping, kaba12.com — Hingga hari ketujuh, masa pencarian Afif Fadhrul Rahman (17), siswa MAN Lubuk Sikaping yang jatuh dari tebing dan terbenam di lokasi Air terjun Bayang Aia, kawasan Bukit Murai Tinggi Minggu,(13/11) lalu, masih belum berhasil dievakuasi.

Upaya evakuasi maksimal yang melibatkan berbagai unsur, hingga Jumat,(18/11) malam, masih belum berhasil mengeluarkan tubuh Afif yang diduga tersangkut kayu.

Tim SAR Gabungan sendiri, mendapat dukungan bantuan dari Lantamal II Teluk Bayur, yang mengirimkan 11 personil Marinir TNI-AL, yang dijadualkan akan membantu proses evakuasi Sabtu,(19/11) besok.

Menyikapi perkembangan proses evakuasi yang masih belum berhasil dilakukan tersebut, Sekab.Pasaman H.Mara Ondak, yang juga kepala BPBD Pasaman itu, pimpin rapat evaluasi tom SAR Gabungan untuk evakuasi korban tenggelam di Air Terjun Bayang Aia, kawasan Bukit Murai Tinggi, Kamis (17/11) malam.

Rapat diikuti Kalaksa BPBD, Kaban Kesbangpol, Kadis Kominfo, Pol PP Damkar Pasaman, Tim SAR Gabungan, TNI dan Polri, guna membahas dan mengevaluasi hasil kerja tim yang sudah dilakukan selama proses evakuasi H +2 hingga H +5.

“Saya ingin dalam rapat ini membahas teknis evakuasi, peralatan tambahan yang dibutuhkan serta bagaimana upaya mengantisipasi kendala yang ditemui di lapangan,”sebut Mara Ondak.

Dalam rapat evaluasi itu, berbagai masukan teknis disampaikan peserta rapat, tentang tekhnik menarik kayu yang menghalangi proses evakuasi, cara mengalihkan air terjun dan penambahan alat kerja yang masih kurang.

Rapat yang berlangsung alot hingga Jumat,(18/11) dini hari itu, mengakomodir berbagai masukan, termasuk pasokan kebutuhan tim SAR Gabungan yang akan melanjutkan proses pencarian dan evakuasi Afif.

Menurut Budi Hermawan, Kadis.Kominfotif Pasaman, dalam rapat evaluasi itu, dibahas berbagai hal terkait dengan kendala di lapangan, termasuk dampak curah hujan dan tingginya debit air sungai, yang menjadi faktor penghalang utama yang sulit diantisipasi.

Dalam pertemuan itu, sebut Budi Hermawan, Sekab.Pasaman meminta, seluruh personil gabungan, mengerahkan seluruh kemampuan untuk mengavakuasi Afif, namun dengan tetap memprioritaskan aspek keselamatan diri.

Sementara untuk lanjutan proses evakuasi, distribusi logistik, tenda dan makanan diserahkan pada BPBD Pasaman, dimana untuk dukungan personil, Kodim dan Polres Pasaman diminta menambah personil untuk diturunkan dalam proses evakuasi tersebut.

Pasukan Marinir Bantu Evakuasi

Sementara itu, Jumat (18/11) sore, dijelaskan Budi Hermawan, dukungan evakuasi Afif, datang dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) II Teluk Bayur, dengan mengirim 11 personil taktis dari kesatuan Marinir TNI AL ke Pasaman.

Pasukan elit tempur TNI-AL itu, lansung terjun ke lokasi, memulai proses evakuasi ditengah hujan yang terus mengguyur wilayah Lubuksikaping sejak sepekan terakhir. Dari informasi yang diperoleh, malam ini pasukan Marinir bermalam di kawasan Bukit Murai Tinggi, sekitar lokasi terbenamnya korban Afif, untuk bisa memulai pencarian dan evakuasi korban, Sabtu (19/12) pagi besok.

HARMEN

To Top