Adipura 2022 Untuk Kota Lubukbasung, Buah Bupati “ Mete-Mete” Soal Sampah

Lubukbasung, kaba12 — Sukses Kota Lubukbasung, kabupaten Agam meraih Piala Adipura tahun 2022 disebutkan sebuah hasil kerjasama seluruh lini di kabupaten Agam, yang memback-up Dinas Lingkungan Hidup Agam dalam mengelola masalah sampah dan kebersihan.

Mereview sukses yang diraihkan kabupaten Agam itu, diawali dengan teguran keras dari Bupati Agam pada DLH Agam terkait masalah sampah yang selalu dipersiapkan masyarakat, termasuk di Lubukbasung.

Pasalnya, persoalan sampah tahun 2022 lalu sempat jadi “ masalah hangat” karena banyaknya reaksi dan protes masyarakat yang ditujukan pada Pemkab.Agam, yang membuat Bupati Agam Dr.Andri Warman “mete-mete” (menegur keras) DLH Agam untuk melakukan langkah-langkah penanganan masalah sampah dengan tuntas.

Menyikapi kondisi itu, kaba12 yang kerap mengikuti proses persiapan, pengelolaan kebersihan dan penanganan masalah sampah, karena masuk dalam “ tim khusus” masalah lingkungan yang dikoordinir Asisten I Sekab.Agam Rahman dan Asisten II Sekab.Agam Ir.Jetson, sengaja berkolaborasi membuat tim penanganan masalah kebersihan.

Tim khusus yang melibatkan beberapa OPD masing-masing DLH Agam, BPBD Agam, Dishub Agam, Satpol.PP-Damkar Agam, RSUD Lubukbasung dan kaba12.com, langsung bergerak menyiapkan langkah-langkah operasional lapangan, termasuk memprogramkan gerakan Agam bersih, dengan gotongroyong rutin setiap hari Rabu.

“ Kita harus jawab teguran keras bupati dengan kerja bersama, bergerak bersama, dengan menurunkan seluruh personil yang ada, “ sebut Rahman, Asisten I Sekab.Agam di ruang kerja Handria Asmi, Kadishub.Agam waktu itu.

Bahkan, hingga saat ini program Rabu Krida dan olahraga di Pemkab.Agam menjadi agenda rutin yang menjalar sampai ke tingkat nagari yang difokuskan untuk pengelolaan kebersihan dan keindahan lingkungan, “ kita berharap, prestasi Piala Adipura 2022 yang diraih kota Lubukbasung jadi motivasi untuk terus menjaga lingkungan bersih dan indah, “ sebut Rahman, Asisten I Sekab.Agam pada kaba12.

Bupati Agam sendiri, terus memantau perkembangan penanganan sampah dan penataan taman di Lubukbasung, terlihat ikut antusias, bahkan bupati kerap berdialog dengan petugas kebersihan, petugas pertamanan dan para pekerja di lapangan, tanpa setahu kepala DLH Agam Arief Restu.

Soal teguran keras bupati Agam pada DLH Agam itu, diakui Arief Restu yang “buka coki” pada kaba12, Rabu, (22/2). Arief Restu mengakui dengan kondisi yang ada, pihaknya berupaya maksimal menjawab tuntutan masyarakat, termasuk teguran keras pimpinan.

“ Soal teguran pimpinan, itu hal wajar, karena sudah menjadi bidang tanggungjawab kami. Itu bukti perhatian bupati tinggi pada masalah kebersihan dan pertamanan. Mungkin, prestasi Piala Adipura 2022 ini, buah teguran keras yang kami terima akibat penanganan dan pengelolaan sampah itu. Alhamdulillah, komitmen bersama, didukung seluruh OPD Pemkab.Agam dan para personil, teguran bupati Agam, berbuah prestasi,” sebut Arief Restu.

Piala Adipura pertama yang diraih Kota Lubukbasung dalam sejarah pemerintahan kabupaten Agam itu, dijadualkan akan diterima Bupati Agam, Selasa, (28/2) di auditorium Dr.Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta Pusat, sesuai undangan yang diterima bupati Agam dari Ditjen.Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Racun Kementerian Lingkungan Hidup-Kehutanan yang ditandatangani Direktur Jenderal, Rosa Vivien Ratnawati.

HARMEN

0Shares