Lubukbasung, kaba12 — Libur panjang selalu disambut dengan semangat tinggi, beberapa orang langsung merencanakan liburan ke luar kota, staycation, atau marathon film dan rebahan seharian. Aktivitas seperti ini sering kali disebut dengan istilah populer saat ini, yaitu “Healing”.
Tapi, pernahkah sahabat berpikir bahwa libur bukan Cuma soal merilekskan tubuh, tapi juga merenungkan isi hati dan kepala, hal tersebut sering dilakukan oleh beberapa individu yang menjadikan libur jadi waktu yang ideal untuk refleksi diri.
Selain itu, ada juga beberapa yang mengisi hari liburnya dengan beraktivitas di kebun, seperti kebun sawit, bertani, memanen dan lainnya.
Lalu, kenapa refleksi diri itu penting?, ditengah rutinitas yang padat, sering kali kita hidup hanya untuk “menyelesaikan hari” bangun pagi, bekerja, makan, tidur dan bergitu terus setiap harinya. Jarang ada waktu untuk berhenti sejenak dan bertanya tentang : apa yang sedang aku kejar?, apakah aku bahagia dengan hidupku sekarang?, apa yang ingin aku ubah, perbaiki, atau pertahan?.
Oleh sebab itu, libur 3 hari seperti sekarang ini bisa jadi jeda yang sempurna untuk memikirkan hal – hal tersebut, bukan dengan beban, tapi dengan tenang dan jujur pada diri sendiri.
Adapun beberapa cara sederhana untuk refleksi diri di masa libur saat ini, yang sudah Kaba12 rangkum untuk sahabat – sahabat berikut ini :
1. Tulis Jurnal
Ambil waktu 15 menit untuk menulis tentang perasaanmu akhir – akhir ini, nggak perlu puitis, cukup jujur, dengan menulis bisa membantu kita untuk memahami pikiran sendiri.
2. Evaluasi Target Hidup
Coba lihat kembali tujuan hidupmu, apakah masih sesuai atau masih dalam jalur yang sama?, dan apakah kamu butuh arah baru?.
3. Luangkan Waktu sendiri
Tanpa gangguan gawai dan distraksi, duduk diam di kamar, di teras, atau tempat favoritmu untuk bisa tenangkan pikiran, dan dengarkan isi hati sendiri.
4. Maafkan Diri Sendiri
Kalau belakangan kamu merasa lelah, gagal, atau kurang maksimal, itu tidak apa – apa. Libur ini bisa menjadi momen untuk berdamai dan menerima diri sendiri.
Itulah cara sederhana yang dapat sahabat lakukan untuk refleksi diri di hari libur. Healing dan refleksi itu saling melengkapi. Healing sering diasosiasikan dengan kegiatan menyenangkan, padahal proses penyembuhan yang sejati sering kali butuh keheningan dan kejujuran dengan diri sendiri, itulah yang lewat refleksi diri.
Jadi, nikmati libur saat ini, dan bukan hanya jalan – jalan, atau tidur panjang, tapi juga menegok dalam diri. Siapa tahu, para sahabat akan menemukan kedamaian yang selamat ini dicari. Selamat berlibur dan selamat mengenal diri sendiri lebih dalam.
(TAUFIQ)