Palembayan,kaba12 — Sempat hilang kontak sejak Rabu sore, rombongan Roni Akmal Dt.Maruhun, Walinagari Ampek Koto Palembayan bersama 3 warganya, berhasil kembali dihubungi Rabu malam sekitar pukul 22.45 WIB, dengan posisi berada di hutan belatantara perbatasan Kabupaten Agam dengan Kabupaten Pasaman
Warga bersama keluarga dan pemerintah kecamatan Palembayan yang melaporkan tidak dapat kontaknya walinagari bersama warga Ampek Koto Palembayan yang tengah menelusuri tapal batas nagari tersebut, akhirnya bisa dihubungi dan disebutkan berada di wilayah Bukik Talang, perbatasan Agam-Pasaman, pukul 22.45 WIB.
Upaya pencarian yang dilakukan bersama tim gabungan BPBD Agam, warga, camat Palembayan dan unsur nagari bersama keluarga, dibantu tim BPBD Pasaman itu, bergerak ke wilayah Kumpulan, Kabupaten Pasaman, setelah sebelumnya 4 survivor berada di kawasan Bukik Talang, Pasaman.
Seperti disebutkan Kabid.KL BPBD Agam Ichwan Prataman Danda yang bergerak dari Lubukbasung menuju Kumpulan, Kabupaten Pasaman untuk bergabung bersama tim gabungan pencarian kepada kaba12 menyebutkan, pihaknya sudah mendapat kontak dan posisi terakhir survivor yang saat ini tengah bergerak ke titik penjemputan di wilayah Kumpulan Pasaman.
“Kita meminda dukungan tim BPDB Pasaman bersama unsur terkait setempat, untuk membantu proses pencarian terhadap survivor yang masih berada di kawasan hutan, kita masih bergerak ke lokasi, sudah hanya menuju batas Agam-Pasaman, “ sebut Ichwan kepada kaba12 pukul 00.00 WIB, Kamis dini hari.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Nagari Ampek Koto, Palembayan Roni Akmal Dt.Maruhun bersama 3 warga Ampek Koto Palembayan, diduga tersesat dan sempat hilang kontak dengan warga, saat mencari titik koordinator batas nagari Ampek Koto Palembayan, sejak Rabu, (17/7) pagi.
Informasi yang diperoleh kaba12, konfirmasi keberadaan rombongan yang menelusuri batas nagari yang dipimpin walinagari tersebut, baru bisa diperoleh setelah mendapat kontak ponsel dengan Walinagari Ampek Koto Roni Akmal Dr.Maruhun, yang mengaku masih berada di kawasan hutan belantara di Bukik Balang Kumpulan, Pasaman.
Warga bersama aparat pemerintah kecamatan dan nagari yang mulai panic sejak Rabu sore, karena kabar berita rombongan Walinagari Ampek Koto Palembayan itu masih tak kunjung kembali ke wilayah Ampek Koto Palembayan sehak keberangkatan Rabu pagi, bahkan sehingga pukul 22.30 WIB, keberadaan keempat rombongan masih belum diketahui.
“ Alhamdulillah, kami baru dapat kontak sekitar pukul 22.45 WIB tentang keberadaan walinagari Ampek Koto Palembayan bersama rombongan dan titik koordinat posisi terakhir rombongan sudah diketahui, yakni di Bukik Balang Kumpulan, dan kami sepakati rombongan bergerak menuju Talang, kami sudah menunggu di kawasan itu, sebut Sabirun, Camat Palembayan.
(HARMEN)