Kaba Edukasi

Pemilu Usai, Tunggu Hasil Resmi, “Biduak Lalu Kiambang Batauik”

Oleh : Heldo Aura, S.Si, M.IP
Dt. Sampono Rajo, Ketua LKAAM ABTB

Proses pemilihan dan perhitungan suara adalah salah satu tahapan Pelaksanaan Pemilu 2024 telah selesai dilaksanakan pada tanggal 14 Februar 2024, Alhamdulillah tahapan tersebut berjalan dalam suasana aman, nyaman dalam suasana badunsanak. Ini tidak dapat di mungkiri dari tatanan masyarakat Kota Bukittinggi yang menjunjung tinggi adat dan istiadatnya, duduk basamo balapang lapang ba iyo batido. Hal ini tentu tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama semua pihak, Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, pemangku kepentingan, pemangku adat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, anak nagari (Gen Z) serta seluruh lapisan masyarakat Kota Bukittinggi.

Selesainya tahapan pemilihan dan perhitungan di Tingkat TPS, berbagai dinamika terjadi ditengah di tengah masyarakat. Salah satunya adalah prediktable hasil pemilu 2024 khususnya hasil pemilu DPRD Kota Bukittinggi. Berbagai pihak dan lapisan masyarakat yang peduli terhadap hasil pemilu 2024 mulai memprediksi cepat hasil pemilu DPRD Kota Bukittinggi. Ini normative dan merupakan bentuk kepedulian terhadap proses demokrasi yang sedang berlangsung,. Namun legalitas hasil pemilu 2024 sesuai amanah UU No 7 TAHUN 2017 tentang Pemilu adalah KPU.

Saya Heldo Aura, S.Si, M.IP Dt. Sampono Rajo sebagai Ketua LKAAM ABTB mengimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat termasuk anak nagari (Gen Z) selalu bergandengan tangan menuju demokrasi yang adil, jujur, beradap dalam suasana badunsanak. Baibaraik pepatah Minang, “Bajalan paliharo kaki, Bakato paliharo lidah, Kaki tataruang inai padahanyo, Lidah tataruang ameh padahanyo. Bajalan salangkah madok suruik”.

Mari bersama kita jaga informasi yang berkualitas demi terciptanya Kota Bukittinggi yang badunsanak. Masyarakat Bukittinggi adalah masyarakat yang menjaga tatananan kehidupan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Syarak mangato adat mamakai, alam takambang jadi guru.


“Tinggi dek dianjuang, gadang dek diamba.
Biduak lalu, kiambang batauik”
(*)

0Shares
To Top