535 Garin dan Guru MDTA di Bukittinggi Terima Honor Triwulan III dan IV

Bukittinggi, KABA12.com — Sebanyak 535 Garin dan Guru MDTA, TPQ, TKQ, TPSQ, Pondok Al Quran dan Pondok Pesantren di kota Bukittinggi menerima honor untuk triwulan III dan IV tahun 2019.

Honor tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Walikota, di rumah dinas Wako, Senin (16/12).

Kabag Kesra Setdako Bukittinggi, Eryanson, menjelaskan, setiap garin masjid dan mushalla, serta guru MDTA, TPQ, TKQ, TPSQ, Pondok Al Quran dan Pondok Pesantren, yang terdaftar di kota Bukittinggi, diberikan honor Rp 500 ribu setiap bulannya. Honor itu, diberikan per tiga bulan atau triwulan.

Untuk tahun 2019 ini, telah dianggarkan dana sebesar Rp 3,4 milyar lebih. Sementara yang akan diserahkan pada triwulan III dan IV tahun 2019 ini, sebesar Rp 1 milyar lebih untuk para garin dan guru MDTA.

“Untuk jumlah yang akan diterima oleh garin dan guru sama, sebesae Rp 500.000 per bulan. Jumlah garin yang terdaftar dan berhak menerima honor sebanyak 130 orang. Sedangkan untuk guru MDTA, TPQ, TKQ, TPSQ, Pondok Al Quran dan Pondok Pesantren di kota Bukittinggi, sebanyak 405 orang. Sehingga total yang menerima honor hari ini sebanyak 535 orang dengan honor Rp 3 juta per orang nya,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan pemko Bukittinggi menyadari pentingnya meningkatkan kompetensi dan kinerja para guru MDTA, TPQ, TKQ, TPSQ, Pondok Al Quran dan Pondok Pesantren serta Garin Masjid dan Mushalla se Kota Bukittinggi. Hal ini sangat berpengaruh pada peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemko Bukittinggi, karena para guru dan garin ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi umat dan generasi penerus kita nantinya,” ungkap Ramlan.

Wako berharap bantuan ini dapat memotivasi guru-guru dan garin untuk bekerja lebih maksimal. “Kita menginginkan anak-anak didik nantinya tidak hanya pintar dalam ilmu dunia saja tapi juga pintar dalam ilmu agamanya. Peran guru sangat berpengaruh untuk mendidik generasi muda kita. Peran garin juga sangat penting untuk menggelorakam dan memelihara semua mesjid dan mushalla di Bukittinggi,” ujar Ramlan Nurmatias.

Semoga bantuan ini dapat membantu kesejahteraan para guru dan garin di Bukittinggi, apalagi menyambut Tahun Baru 2020.

“Mari kita ramaikam masjid dan mushalla serta Lembaga Pendidikan Al Qur’an dengan kegiatan keagamaan dan jangan terpancing dengan budaya luar dalam merayakan Tahun Baru dengn membakar petasan dan meniup terompet, karena itu bukan budaya kita dan tidak diajarkan dalam ajaran agama Islam,” jelasnya.

(Ophik)

0Shares