47 Paket Kegiatan Pembangunan di Bukittinggi Telah Dilelang

Bukittinggi, KABA12.com — Dari 102 paket kegiatan pembangunan yang harus dilelang melalui Unit Layanan Publik (ULP) secara LPSE di pemerintah kota Bukittinggi pada tahun 2019 ini, sampai Jumat (03/05) kemaren sudah 47 paket kegiatan yang sudah dilelang.

Hal itu diungkapkan Ketua ULP, Surya Agusta yang juga Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Setdako Bukittinggi, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (03/05) kemaren.

“Dari rencana 102 paket kegiatan pembangunan di kota Bukittinggi untuk tahun 2019 ini, 47 paket kegiatan diantaranya sudah dilelang. Kemudian dari 47 paket yang telah dilelang itu, 15 paket sudah terkontrak, 22 paket kegiatan dalam proses tayang dan masa sanggah serta 10 paket kegiatan lagi dalam proses lelang,” jelasnya.

Menurut Surya Agusta, dari 15 paket kegiatan yang sudah terkontrak itu terdapat kegiatan kegiatan besar. Seperti MK Gedung DPRD yang dikerjakan PT. Yodya Karya (BUMN) dengan nilai Kontrak Rp 1.744.088.500,-. Pembangunan kandang tahap I TMSBK oleh PT. Sumber Midya Karya dengan kontrak Rp 9.032.678. 000,-. Pembangunan SMPN 4 oleh PT. Futila Agung Insani, dengan nilai kontrak Rp 5.095.382.787,-. Pembangunan SDN 05 Tarok Dipo oleh CV. Panca Nanda Sumbar, dengan nilai kontrak Rp 2.849.819.755,- dan Pembangunan SDN 15 Pulai Anak Aia oleh CV. Tenaga Bening dengan nilai kontrak Rp 3.187.528.019,-.

“Disamping itu, ada beberapa kegiatan yang dalam masa sanggah, seperti lanjutan pembangunan rumah dinas Walikota dan pemeliharaan jalan serta pembangunan jalan,” ungkap Surya Agusta.

Dijelaskan oleh Surya Agusta total belanja paket pengadaan pemko Bukittinggi tahun 2019 sebesar Rp 510 milyar. Paket Pengadaan itu, ada yang ditenderkan, pengadaan langsung dan ada swakelola. Sementara tahun 2018 lalu, total belanja paket pengadaan pemko Bukittinggi sebesar Rp 546,04 milyar dan itu sudah termasuk dalam APBD-Perubahan tahun 2018.

“Dengan baru 47 paket yang sudah dilelang itu, kita berharap kepada SKPD yang memiliki kegiatan pembangunan atau pengadaan untuk dilelang, agar secepatnya diajukan ke ULP. Sehingga pada Juli 2019 mendatang diharapkan semuanya sudah selesai dilelang keseluruhannya,” tutup Surya Agusta.
(Ophik)

0Shares