3 Hari Operasi Zebra, Satlantas Polres Agam Tilang 60 Pengendara

Lubukbasung, KABA12 — Satlantas Polres Agam sudah menindak sebanyak 60 pengendara yang melanggar lalulintas selama 3 hari pelaksanaan Operasi Zebra Singgalang tahun 2023. Puluhan kendaraan itu melakukan pelanggaran dan terjaring saat operasi Zebra Singgalang.

Kasat Lantas Polres Agam, Iptu Apriman Sural menyebutkan, sebanyak 60 pengendara tersebut diberi penegakan hukum dengan tilang manual karena terbukti melanggar aturan lalu lintas.

“Ada 60 pengendara yang kita tilang selama 3 hari pelaksanaan Operasi Zebra Singgalang 2023. Para pelanggar didominasi oleh pengendara roda dua,” kata Iptu Apriman Sural kepada KABA12, Kamis (7/9).

Selain memberikan tilang kepada pelanggar lalulintas, pihaknya juga memberi teguran kepada ratusan pengendara saat pelaksanaan Operasi Zebra Singgalang 2023.

Ia menjelaskan, operasi kali ini digelar selama 14 hari dimulai dari tanggal 4 sampai 17 September 2023 dengan 7 sasaran pelanggaran. Diantaranya pengemudi menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi kendaraan bermotor dibawah umur, berboncengan lebih dari 1 orang dan muatan berlebihan bagi angkutan barang, pengemudi tidak menggunakan helm SNI dan seat belt, pengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, dan pengemudi melebihi batas kecepatan.

“Kami tidak segan-segan melakukan penegakan hukum terhadap pengendara yang melanggar 7 sasaran pelanggaran tersebut. Karena operasi ini digelar untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Kendati begitu, pihaknya menghimbau kepada pengguna jalan untuk melengkapi kelengkapan kendaraan seperti memakai helm SNI, tidak menggunakan hp saat berkendara, dan tidak dalam pengaruh alkohol.

Selain melakukan penegakan hukum dalam operasi ini, Satlantas Polres Agam juga memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang tertib aturan berlalu lintas.

“Sosialisasi dilakukan melalui media sosial, media online, cetak, dan elektronik. Kemudian pemasangan spanduk dan stiker agar masyarakat mengetahui pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga meminta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, baik tokoh adat maupun tokoh agama untuk mengajak generasi muda agar selalu mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara. Karena diakuinya angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas didominasi oleh kalangan anak remaja atau masih dibawah umur.

“Jadi, mohon dukungan semua pihak untuk bersama-sama membudayakan kembali tertib berlalulintas, karena ini bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan di jalan raya,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares