17 Hari Dampak Bencana, Dua Jorong di Agam Masih Terisolasi, Bantuan Logistik Dipasok Dengan Helikopter

Lubukbasung,kaba12 — Sudah hampir 17 hari terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda 13 kecamatan di Kabupaten Agam , bahkan dampak bencana sudah dialami warga sejak Minggu, (23/11) di Nagari Paninjauan dan beberapa titik lain,2 wilayah jorong, hingga Rabu, (10/12) ini masih terisolasi.

Dua jorong masing terisolasi itu masing-masing Jorong Pabatungan, Nagari Lawang, Kecamatan Matur yang dihuni setidaknya 115 jiwa, dan Jorong Lambeh, Nagari IV Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan yang dihuni setidaknya 100 KK atau sekitar 500 jiwa.

Wilayah yang masih terisolasi akibat beratnya medan menuju titik lokasi, karena terdampak longsor di berbagai lokasi, sehingga mengepung kawasan itu. Upaya menjangkau dua jorong yang terisolasi itu, membutuhkan penanganan ekstra, karena berbagai titik longsor menuju lokasi harus dibersihkan terlebih dahulu, sebelum sampai ke dua titik tersebut.

Sementara pasokan bantuan untuk warga di dua wilayah tersebut, tim gabungan penanganan dampak bencana Kabupaten Agam, harus menggunakan helicopter, terakhir dipasok bantuan Selasa, (9/12) kemarin, termasuk pasokan sistim berantai.

Data yang diperoleh kaba12, selain dua jorong yang masih terisolasi itu, cukup banyak titik yang hanya bisa dilewati dengan jalan kaki dan sepeda motor, karena akses jalan masih tertimbun material longsor, sedang alat berat masih berjuang membersihkan material longsor di jalur jalan menuju lokasi yang terisolasi.

Kondisi itu dibenarkan Rahmad Lasmono, Kalaksa BPDB Agam menjawab kaba12, Rabu, (10/12) yang membenarkan 2 jorong itu, masing-masing di Kecamatan Matur dan Palembayan, masih terisolasi akibat tertutup material longsor.

Diyakinkan, proses penanganan longsoran tanah diupayakan segera sampai ke titik yang menghambat jalur masuk ke kedua jorong tersebut, karena harus menembus titik-titik longsor menjelang Jorong Pabatungan, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, dan Jorong Lambeh, Nagari IV Koto Palembayan, kecamatan Palembayan.

Sementara, untuk pasokan bantuan untuk warag di kawasan terisolasi itu, pihaknya terus berupaya maksimal,termasuk menggunakan helicopter untuk mengirimkan bantuan logistic , “ saat ini ,tim tengah berupaya maksimal menembus kawasan itu,”yakin Rahmad Lasmono.

Informasi yang diperoleh kaba12, wilayah Kecamatan Matur dan Palembayan, menjadi wilayah terdampak cukup parah akibat terjangan banjir bandang dan tanah longsor. Bahkan, kecamatan Matur berupaya di titik tengah dikepung longsor, baik dari kawasan wilayah Tanjung Raya, maupun dari Ampek Koto, termasuk jalur pintas SImpang Patai,Palupuah.

Termasuk di Lambeh, IV Koto Palembayan yang terkepung longsor, baik dari Matur, Tanjung Raya, termasuk dari jalur Palembayan sendiri.

(HARMEN)

0Shares