Salatiga, KABA12.com — Puluhan kuda terbaik Indonesia, mengikuti final Kejurnas ke 52 Pacuan Kuda Seri I Indonesia Derby 2018 di Tegal Waton, Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (29/07).
Pacuan ini dibuka oleh Gubernur Jateng diwakili Asisten III, dihadiri Kapolda Jateng, Kasdam 4 Diponegoro, pengurus Pordasi Pusat, Pordasi se Indonesia, serta disaksikan ribuan warga, baik dari Salatiga sendiri, maupun daerah lainnya.
Ketua Umum PP Pordasi Pusat, M. Chaidir Shaddaq, didamping ketua pelaksana, Rizki Ananda menyampaikan, final Kejurnas ke 52 Pacuan Kuda Seri I Indonesia Derby 2018 ini, diikuti 135 ekor kuda dari 11 provinsi, yang dibagi dalam 12 race dengan kelas dan jarak berbeda. Pacuan diawali dengan kejuaraan non kejurnas sebanyak 10 race dan diikuti 120 ekor kuda.
“Untuk babak penyisihan telah dilaksanakan pada 15 Juli 2018 lalu. Dari penyisihan itu, 135 ekor kuda masuk babak final dan menjajal kecepatannya hari ini. Mari kita sukseskan agar olahraga berkuda di Indonesia dapat semakin maju. Kita doakan juga 12 atlet PP Pordasi yang akan bertanding di Asian Games mewakili Indonesia, dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama bangsa,” ujarnya.
Gubernur Jateng, diwakili Asisten 3 Heru Setyadi, menyampaikan, kejuaraan ini sangat positif untuk memajukan olahraga berkuda di Indonesia. Selain itu, momemntum ini tentunya akan berdampak pada peningkatan kunjungan desitinasi daerah.
“Kejuaraan ini dapat menjadi tolak ukur olahraga berkuda Indonesia sekaligus menjaring bakat atlet olah raga berkuda. Kejuaraan ini tentu dapat menjadi evaluasi dari hasil latihan. Kami berpesan, jangan bermain curang. Tetap jaga sportivitas, kalah tidak masalah asal silaturrahmi tetap terjaga. Gunakan momentum ini untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan,” ungkapnya.
Sementara, Ketua Prodasi Sumbar, H. M. Ramlan Nurmatias, mengungkapkan, Sumbar untuk babak final Kejurnas ke 52 Pacuan Kuda Seri I Indonesia Derby 2018 di Tegal Waton, Salatiga, Jawa Tengah ini, menurunkan 7 ekor kuda terbaik dan ditambah 1 ekor kuda cadangan. Selain itu juga dibawa 4 ekor kuda untuk non Kejurnas.
” Kita turunkan 12 ekor kuda. Semoga dapat berjaya, meriah juara dan membawa nama baik Sumbar di tingkat nasional,” ujarnya.
Ketujuh ekor kuda terbaik Sumatera Barat itu, kuda Marawa Sumbar turun di race XI kelas 2 tahun pemula C/D dengan jarak 1200 meter. Kuda Magnetto turun di race XII kelas 2 tahun pemula dengan jarak 1400 meter. Kuda Queen Lovina turun di race XVI kelas THB 3 tahun keatas dengan jarak 1600 meter.
Kuda Perpeta King turun di race XVII kelas 3 tahun Derby dengan jarak 2000 meter, dengan kuda Ayu Sukesih sebagai cadangan.
Kuda Kamang Chrome dan Ratu Kemilau sama-sama turun pada Race XVIII, kelas 4 tahun A/B-2.000 meter, sedang kuda Red Zeus pada Rece XIX kelas non finalis derby 2000 meter.
Dalam Kejurnas ke 52 Pacuan Kuda Seri I Indonesia Derby 2018 ini, hadir pengurus Pordasi Sumbar, juga hadir wakil ketua DPRD Bukittinggi, Yontrimansyah, Direksi Bank Nagari Bukittinggi, Hendri dan sejumlah rombongan lainnya.
Selanjutnya untuk seri II akan berlangsung bulan Desember mendatang, di Sulawesi Utara.
(Ophik)
