Kaba Terkini
Yogi Yolanda Minta Pemkab.Agam , Jangan Hanya Seremoni, Lobi Pemerintah Pusat
Lubukbasung,kaba12 — Setelah cukup lama diam dan hanya bergerak membantu warga terdampak bencana, akhirnya Yogi Yolanda, Ketua DPC PDI Perjuangan Agam yang juga mantan calon Wakil Bupati Agam dalam Pilkada 2024 lalu, akhirnya buka suara terkait dengan kondisi kekinian penanganan dampak bencana di Kabupaten Agam.
Yogi Yolanda mengaku prihatin, karena upaya penanganan yang sudah dilakukan banyak pihak bahkan dari berbagai unsur,masih menyisakan beragam persoalan yang ditengarai dampak tidak focus dan terarahnya penanganan yang dilakukan oleh Pemkab.Agam.
Disebutkan Yogi Yolanda, pihaknya prihatin hingga kini penanganan warga terdampak, masalah huntara, dukungan jaminan hidup, masalah hunian tetap, masalah irigasi, penanganan sawah terdampak, penanganan aliran sungai, jalan dan jembatan di jalur jalan kabupaten dan hal-hal lain.
Gambar Dokumentasi : Partai DPP PDIP Agam bantu warga terdampak bencana di Kabupaten Agam
“Hingga kini, masih banyak warga yang melayangkan protes karena tidak termasuk dalam data warga terdampak, dan banyak hal lain, yang mestinya sudah harus selesai, “tegasnya dengan mimic serius.
Yogi Yolanda, mengaku tidak menyangka bahkan merasa aneh, pasalnya dalam upaya mendorong optimalnya dukungan penanganan dampak bencana dan mendorong proses pemulihan lebih cepat di Kabupaten Agam, karena semua link sudah dimiliki oleh Kabupaten Agam.
“Bupati Agam, Ketua DPRD Agam satu partai dengan Gubernur Sumbar dan Ketua DPRD Sumbar, mestinya sudah ada perubahan signifikan dalam upaya penanganan dampak bencana. Sekarang, viral baru kasak-kusuk, prihatin kita, “sebutnya pelan.
Yogi Yolanda bahkan menyanyangkan sosok Wakil Bupati Agam M.Iqbal yang sudah punya jaringan luas di tingkat pusat, mantan anggota DPR RI itu justru terlihat tidak bisa berbuat banyak untuk penanganan dampak bencana, “prihatin kita. Kondisi itu, fakta lapangan yang kerap disampaikan warga kepada kami. Mestinya, sesekali, tanpa protokoler, ke lapangan kita, lihat kondisi warga, dengar keluhan warga, carikan solusinya, “ungkapnya lagi.
Disisi lain, Yogi Yolanda meminta Pemkab.Agam, terutama bupati untuk mengurangi seremoni dan melakukan hal-hal yang memicu pro-kontra , “lobi maksimal ke pemerintah pusat. Ini ada pihak dan dukungan dari berbagai unsur yang sudah terjun ke lapangan seperti pak Andre yang berjibaku membantu Agam, namun sayangnya,aplikasi lapangan dan dukungan nyata untuk membantu terealisasinya program yang sudah dirancang itu masih belum terlihat, padahal orang sudah berniat membantu, “tegasnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Agam itu, menyebut pihaknya juga pernah mengalami kondisi serupa saat berniat membantu warga, terkesan dipersulit.
“Lupakanlah politik, lupakanlah persaingan masa lalu, tujuan kita membantu warga. Kami,PDI Perjuangan justru turun membantu warga, juga untuk tujuan lain, focus lah pak Bupati, pak Wabup, mainkanlah lobi ke pemerintah pusat, bersama kita bantu warga, “tegasnya serius.
(HARMEN)