Kaba Bukittinggi

Waspada Bahaya Kebakaran, Proteksi Harus Ditingkatkan

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berupaya agar pembangunan Pasar Atas dapat memenuhi prinsip keselamatan terhadap bahaya kebakaran, sehingga menjadi bangunan yang andal. Namun, upaya tersebut perlu didukung oleh pemangku kepentingan di daerah.

Untuk meningkatkan pemahaman para pengelola dan pengguna gedung khususnya pasar terkait pentingnya sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan kawasan sekitarnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan Focus Grup Discussion (FGD) Bantuan Teknis dan Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Bangunan Gedung.

FGD ini dilaksanakan di Balai Sidang Bung Hatta Novotel Bukittinggi, Kamis (11/07). FGD mengambil topik ini “Simulasi Keselamatan Kebakaran dan Evakuasi Bangunan Pasar Atas Bukittinggi”. FGD ini juga mengundang para pejabat di lingkungan Kementerian PUPR, OPD pemerintah daerah serta Tenaga Ahli Bangunan Gedung yang bertanggungjawab terhadap keandalan bangunan gedung.

Direktur Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR, Ir.Diana Kusumastuti, MT mengatakan Kementerian PUPR tak ingin Pasar Atas mengalami kebakaran lagi. Untuk itu, proteksi kebakaran harus lebih baik lagi.

“Simulasi ini bertujuan untuk mengantisipasi bahaya kebakaran.Dengan adanya FGD ini, dapat meningkatkan pemahaman Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), Tenaga Ahli Bangunan Gedung, pengelola dan pengguna bangunan gedung khususnya bangunan pasar tentang persyaratan keselamatan bangunan gedung terhadap bahaya kebakaran. Hal itu dilakukan melalui kunjungan lapangan dan simulasi keselamatan kebakaran dan evakuasi. Semoga, Pasar Atas Bukittinggi bisa menjadi percontohan dan juga destinasi wisata. Bangunan ini juga bisa didokumentasikan termasuk membuat buku. Buku tersebut bisa dipamerkan dan jadi percontohan bagi provinsi-provinsi lain,” jelas Diana.

Sementara itu, Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, mengungkapkan, Pemko Bukittinggi berterimakasih dengan kegiatan FGD dari Kementerian PUPR ini.

“Kita harapkan ilmu dan informasi yang diberikan, dapat bermanfaat kepada para peserta dalam pengelolaan dan manajemen penanggulangan kebakaran. Khusus Pasar Atas merupakan kebanggaan Kota Bukittinggi. Pemerintah wajib melakukan proteksi terhadap hal-hal yang bisa merugikan atau membahayakan bangunan tersebut. Hasil FGD akan disimulasikan. Bagaimana perlindungan sesuai standar dan prosedur sekaligus memperhatikan semua aspek terkait. Kita juga tidak mau ada bencana kebakaran lagi di Pasar Atas ini,” ungkap Irwandi.

Wawako Irwandi menambahkan, kedepannya bangunan Pasar Atas dapat memacu kembali peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, melalui pasar yang representatif dan modern. Pasar ini akan dilengkapi fasilitas keamanan yang memadai ditunjang oleh konsep bangunan hijau (Green Building).

“Forum ini akan menjadi acuan dan referensi bagi Pemko,dalam penyediaan dan pendampingan pembangunan gedung pemerintah dan masyarakat. Khususnya penyediaan fasilitas dan operasional penanggulangan bahaya kebakaran. Harapan dari Kementerian PUPR, pembangunan Pasar Atas dengan konsep Green Building bisa terwujudkan. Simulasi ini akan sangat bermanfaat bagi keselamatan bangunan termasuk para pedagang nantinya,” tegas Wawako.

(Ophik)

To Top