Lubukbasung, kaba12.com — Jumlah warga kabupaten Agam yang terpapar virus corona sejak sebulan terakhir memperlihatkan peningkatan yang mencengangkan. Tidak hanya di daerah ini, bahkan angka secara nasional termasuk ditingkat propinsi lonjakan kasus semakin tinggi, bahkan Sumbar tiap hari mencatatkan rekor penambahan yang mencengangkan.
Kondisi itu berdampak terhadap layanan medis di berbagai rumah sakit yang ada di Sumbar, karena jumlah pasien yang sembuh tidak sebanding dengan jumlah warga yang terpapar, sehingga menyebabkan banyak rumah sakit rawatan dan isolasi penuh.
Hal serupa terjadi di kabupaten Agam, dimana dua lokasi isolasi yang dicadangkan pemerintah, baik di kompleks isolasi RSUD Lubukbasung dan PPSDM Kemendagri di Baso sudah dinyatakan full pasien, sehingga tidak tidak bisa lagi menerima pasien.
Bahkan saat ini, jika terjadi penambahan pasien, Pemkab.Agam melalui tim gugus tugas terpaksa memberlakukan isolasi mandiri di rumah warga masing-masing yang dipantau khusus oleh tim puskesmas di berbagai kecamatan.
Menyikapi kondisi itu, jajaran Pemkab.Agam, tengah melakukan beberapa langkah antisipasi, termasuk dengan mempersiapkan beberapa lokasi isolasi baru yang diharapkan bisa menampung pasien baru terpapar covid-19, diantaranya bekas rumah dinas ketua DPRD Agam, serta beberapa lokasi alternative lain yang saat ini masih dalam proses penjajakan.

Kondisi itu dibenarkan ketua harian GTP2 Covid-19 Agam M.Dt.Maruhun, yang menyebut, dampak lonjakan kasus positif covid-19, menyebabkan kompleks isolasi yang disiapkan sudah dinyatakan full dan tidak bisa lagi menerima pasien baru, kecuali jika ada pasien yang sembut setelah dirawat.
Selain terkendala lokasi isolasi, saat ini, jumlah tenaga medis yang akan ditugaskan juga makin terbatas, karena kegiatan penanganan di seluruh kecamatan tengah intensif dilakukan, “ namun kita akan terus mencari solusi, agar penanganan warga terdampak covid-19 bisa optimal, “tegasnya.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, akibat lonjakan kasus positif covid-19 yang merata di seluruh Sumbar menyebabkan banyak rumah sakit yang sebelumnya melayani warga terpapar covid-19, baik untuk isolasi maupun rawatan karena adanya penyakit bawaan (kormobid), seperti halnya RSAM Bukittinggi, RS.Rasyidin, PPSDM Diklat Baso termasuk RSUD Lubukbasung.
HARMEN