Lubukbasung,kaba12 — Warga Sungai Jariang, Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung geger, menyusul adanya informasi penemuan mayat di kedai fotokopi, persis di depan gerbang masuk SMKN 2 Sungai Jariang, Minggu, (6/4).
Mayat yang diinformasikan berinisial TY, (62) yang biasa tinggal di kedai tersebut, diduga meninggal akibat penyakit diabetes yang dideritanya sejak lama sesuai hasil otopsi tim dokter RSUD Lubukbasung, usai pihak kepolisian dari Polres Agam mengevakuasi mayat dari kedai fotocopi tersebut, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
Proses identivikasi penyebab meninggalnya korban, juga ikut dipastikan anak korban, yang menyebut sang ayah memiliki riwayat penyakit diabetes, setelah sebelumnya, mantan istri korban melakukan pencarian akan keberadaannya korban.
Penemuan mayat di kedai fotocopi itu dibenarkan Zulfian, Ketua RK Sungai Jariang yang diinfromasikan petugas kepolisian untuk menyaksikan proses evakuasi dan identifikasi awal oleh petugas.

Ketua RK Sungai Jariang itu menyebutkan, pihaknya diminta petugas ke lokasi penemuan mayat di kedai fotocopi persis di depan gerbang masuk SMKN 2 Lubukbasung, yang selanjutnya hal itu ditangani oleh petugas dan mayat dibawa ke RSUD Lubukbasung untuk diotopsi.
Sementara mengutip media di Lubukbasung, Kapolres Agam AKBP.Muhammad Agus Hidayat menyebutkan, korban merupakan seorang lansia yang ditemukan sudah tidak bernyawa di sebuah kedai percetakan Sungai Jariang Lubukbasung, korban diduga meninggal akibat diabetes yang dideritanya.
Dijelaskan, korban berinisial TY (62), merupakan seorang duda dan tinggal sendiri di kedai percetakan miliknya. Awal korban diketahui telah meninggal saat mantan istri mencari keberadaannya, “istrinya Sisyam (60) menanyakan keberadaan korban pada Indra (28) seorang tukang pangkas rambut di dekat kedai korban. Karena penasaran tak melihat korban,lalu Indra membuka kedai percetakan itu dan menemukan korban tergelatak tak bernyawa,” jelas Kapolres.
Ditambahkan , sesuai hasil identivikasi, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, termasuk hasil otopsi tim dokter RSUD Lubukbasung yang menyimpulkan korban meninggal karena penyakit yang dideritanya.
“Dokter menjelaskan korban memiliki riwayat penyakit diabetes. Sementara, keterangan dari anak korban juga menjelaskan korban memiliki riwayat penyakit diabetes, maag, dan asam lambung,” jelas Kapolres Agam itu.
(HARMEN)