Kaba Agam

Warga Pulai Minta Pemkab.Agam Peduli, Jalan Utama Nyaris Putus, Berpotensi Picu Korban

Lubukbasung,kaba12 — Warga RK.Pulai, Jorong V Sungai Jariang, Nagari Lubukbasung resah, menyusul nyaris putusnya ruas jalan utama di kawasan itu, akibat terjangan banjir yang kerap merendam wilayah tersebut.

Jalur jalan yang nyaris putus, bahkan sudah terbangun aliran sungai itu merupakan jalur utama masuk ke kompleks MAN 5 Agam di Pulai, Lubukbasung , yang berada tak jauh dari kompleks kantor Bupati Agam itu, sudah 2 bulan terakhir kondisinya makin parah, selain sudah jebol dengan lobang menganga yang nyaris memutuskan seluruh badan jalan, juga di bagian tepi jalan sudah ambruk.

Diduga, dampak terjangan banjir yang kerap melanda kawasan itu, diduga membuat ruas jalan itu ambruk,karena tidak ada jembatan kecil yang mengaliri aliran air yang membelintang jalan, namun pemerintah langsung mengaspal jalan tanpa jembatan kecil.

Informasi yang diperoleh kaba12, kasus ambuknya ruas jalan utama yang menghubungkan pemukiman warga dan kompleks MAN 5 Agam di Pulai itu, sudah berlangsung lebih dari 2 bulan terakhir, namun hingga Kamis, (16/10), masih belum terlihat adanya upaya penanganan, termasuk penanganan darurat dari pemerintah, padahal ruas jalan itu merupakan jalan kabupaten yang terkenal padat dimanfaatkan warga.

Kondisi itu diakui Tasman, Walijorong V Sungai Jariang, Nagari Lubukbasung, menjawab kaba12 beberapa waktu lalu, yang menyebut, kondisi itu sudah dilaporkan pihaknya pada unsur terkait di Pemkab.Agam, baik ke Bupati Agam, BPBD Agam, maupun DPUTR Agam, untuk membantu proses penanganan dan perbaikan ruas jalan yang jebol tersebut.

Disebutkan Tasman, ruas jalan yang ambruk di Pulai itu, merupakan salah satu ruas jalan penghubung utama yang padat aktivitas, tidak hanya untuk kegiatan umum, tapi juga pendidikan dan ekonomi, “kami berharap, dalam waktu dekat, ada penanganan darurat, karena upaya gotong royong yang sudah sering dilakukan bersama warga, tidak efektif, karena jika hujan, aspal jalan itu kembali mengelupas digerus air, “jelasnya.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, dampak ambruknya ruas jalan yang berada persis di persidangan jalan itu, membuat warga harus melakukan pengamanan esktra, karena sangat rawan kecelakaan, apalagi jika malam hari, sangat berbahaya dilewati, apalagi di ruas jalan utama kota itu, tidak ada penerangan lampu jalan

(HARMEN)

0Shares
Warga Pulai Minta Pemkab.Agam Peduli, Jalan Utama Nyaris Putus, Berpotensi Picu Korban
To Top