Kaba Terkini

Wako-Wawako Bukittinggi Sampaikan SPT 2017

Bukittinggi, KABA12.com — Walikota, Wakil Walikota dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Bukittinggi, sampaikan SPT Tahunan PPh tahun Pajak 2017 oleh Kepala KPP Pratama Bukittinggi. Penyampaian SPT sebagai salah satu kewajiban sebagai warga negara itu, dilaksanakan dalam pekan panutan penyampaian SPT tahunan PPh tahun Pajak 2017, di aula Balaikota Bukittinggi, Kamis (15/03).

Kepala KPP Pratama Bukittinggi, Novrisyar menjelaskan, pajak menjadi salah satu tonggak pembangunan daerah.
Hingga saat ini, kesadaran pelaporan pajak semakin meningkat. Hal itu tak lepas dari peran pemerintah yang menjadi panutan bagi masyarakatnya.

“Perpajakan semakin dinamis dalam hal pelaporan maupun pembayaran, bisa mellaui perbankan atau aplikasi pada smartphone. Sehingga tidak perlu harus datang ke kantor pajak. Cukup gunakan e-filing, wajb pajak sudah bisa melakukan pelaporan, demi kelanjutan pembangunan di negara ini,” ujarnya.

Nelson Septiadi, selaku perwakilan wajib pajak mengungkapkan, sudah 29 tahun menjadi wajib pajak sejak 1989. Sejak beberapa waktu terakhir, banyak kemudahan yang dirasakan selaku wajib pajak. Apalagi dengan kemajuan teknologi saat ini.

“Kami berterima kasih kepada KPP Pratama yang semakin mempermudah upaya pelaporan dan pembayaran pajak. Dengan adanya e-filing sangat mempermudah para wajib pajak. untuk KPP Pratama Bukittinggi, kami sarankan untuk lebih tingkatkan pelayanan dan semoga target pajak tercapai,” harapnya.

Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Sumbar dan Jambi, Aim Nursalim Saleh menyampaikan, membayar pajak merupakan satu dari dua kewajiban warga negara Indonesia. Apresiasi dari Dirjen Pajak Sumbar Jambi kepada pemerintah dan warga Bukittinggi yang tingkat kepatuhannya mencapai 95 persen.

“Untuk Bukittinggi ditargetkan pajak sebesar Rp 940 milyar, naik 27 persen dari tahun lalu. Sementara tahun sebelumnya, target Rp 821 milyar dan tercapai Rp 744 milyar atau 91 persen. Kita tetap himbau warga untuk segera melaporkan SPT tahunannya, karena untuk tahun 2017 harus disampaikan terakhir pada 31 Maret 2018,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nursalim menyampaikan penyampaian SPT tahunan oleh pimpinan daerah menjadi panutan. Terbukti sangat mempengaruhi kepatuhan wajib pajak pribadi naik menjadi 95 persen dan kepatuhan wajib oajak badan mencapai 65 persen.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengungkapkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan dan menjadi kewajiban dari seluruh warga negara. Upaya dari pemerintah, bagaimana masyarakat juga dapat menyampaikan SPT tahunan tepat waktu.

“Pajak menjadi salah satu pendapatan negara yang sangat mempengaruhi kelancaran pembangunan. Kegiatan negara dan daerah cukup banyak, untuk itu butuh dana yang besar. Selaku pengguna anggaran, pemerintah perlu penghematan. Kegiatan yang dilaksanakan harus benar-benar efektif dan sesuai RPJMD,” jelasnya.

Pemerintah terus menghimbau warga Bukittinggi untuk taat pajak dan menyampaikan SPT tahunan tepat waktu. Sehingga dengan adanya kesadaran itu, tentu akan mempengaruhi pembangunan yang dilaksanakan untuk kesejahteraan masyarakat.

(Ophik)

To Top