Baso, kaba12 — Wakili Sumatera Barat dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Studi IPA Sekolah Dasar Tingkat Nasional, Dzakira Talota Zahra, murid kelas VI SDN 27 Ladang Hutan, Kecamatan Baso menjadi support khusus Bupati Agam Dr.Andri Warman.
Bupati Agam itu menanggung seluruh akomodasi dan transportasi selama Dzakira mengikuti event tingkat nasional itu. Hal itu, sebagai salah satu wujud komitmen Pemkab.Agam dalam mendukung kegiatan pendidikan dan mendorong pengembangan potensi SDM di Kabupaten Agam.

Secara khusus Bupati Agam Dr.Andri Warman didampingi Camat Baso Imran Pangaduan sengaja mendatangi SDN 27 Ladang Hutan untuk prosesi pelepasan Dzakira bersama rombongan untuk bertolak ke Jakarta mengikuti event OSN tingkat nasional, “ saya bangga, “ ungkap Dr.Andri Warman dengan mata berkaca menahan haru.
Dukungan ini sejalan dengan program unggulan Bupati Agam di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM), yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan anak-anak muda berbakat di berbagai bidang.

“Keikutsertaan Dzakira Talita Zahra dalam OSN SD IPA tingkat nasional, bukti nyata anak-anak Kabupaten Agam memiliki potensi besar yang perlu terus didukung dan dikembangkan. Program unggulan kami di bidang SDM bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Kami berharap Dzakira dapat mengharumkan nama Kabupaten Agam di tingkat nasional dan menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya,” ujar Bupati Andri Warman.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Dzakira, Bupati Agam memberikan bonus sebesar 4 juta rupiah kepada Dzakira. Selain itu, guru pendamping Devi Lolasari, mendapatkan penghargaan diberangkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Agam.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari Imran Pangaduan, Camat Baso , Dzakira Talita Zahra, murid kelas VI SDN 27 Ladang Hutan, merupakan salah satu peserta yang mewakili Kabupaten Agam dalam ajang prestisius ini, bahkan lolos ke tingkat nasional.

Dzakira yang kini berusia 11 tahun, lahir di Bukittinggi 11 April 2013, telah menunjukkan bakat luar biasa dibidang sains. Selain prestasinya dalam sains, ia juga dikenal sebagai pembaca puisi, hafidz Qur’an, dan dai cilik itu, bercita-cita menjadi dokter dan peneliti, Dzakira mengasah kemampuannya untuk mencapai tujuan tersebut. Ia tinggal bersama ibunya Nurmiati di Ladang Hutan, Baso.

Dalam perjalanannya menuju OSN Tingkat Nasional, Dzakira didampingi guru pembimbing Devi Lolasari, S.Pd.Gr. Devi, yang lahir di Bukittinggi pada 17 September 1982, memiliki rekam jejak mengesankan sebagai pendidik, mengajar dari tahun 2012 hingga 2021 di SDN 19 Ujuang Guguak,bertugas di SDN 27 Ladang Hutan sejak tahun 2022 dan sudah banyak memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan. Devi juga dikenal sebagai pembaca puisi terbaik tingkat Sumbar dan Sumatera, serta merupakan salah satu Guru Penggerak Angkatan VIII.
(HARMEN)