Kaba Terkini

Virus Ransomware WannaCry Pengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan

Jakarta, KABA12.com — Serangan siber ransomware WannaCry pada system operasi dan informasi sangat berdampak pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Hal itu terlihat  IHSG ditutup  turun 15,74 poin atau turun 0,27 persen ke level 5.659,47 pada jeda siang perdagangan saham awal pekan, Senin (15/05) pukul 12.00 WIB.

Sebelumnya, IHSG di buka pada level 5.693,99. Namun, pada penutupannya, dua sektor ditutup melemah di atas 1 persen, seperti sektor aneka industri dan sektor pertambangan, masing-masing turun 1,08 persen dan 1,4 persen.

Selain itu, total ada delapan sektor yang ditutup turun sementara hanya sektor keuangan dan properti yang masih bertahan menguat tipis masing-masing 0,11 persen dan -,35 persen.

Dari data RTI, sebanyak 117 saham ditutup naik, sementara 155 saham ditutup turun dan 115 saham ditutup pada posisi tetap.

Investor asing masih meminati bursa saham Indonesia dengan catatan aksi beli bersih investor asing di semua papan perdagangan mencapai Rp 158,69 miliar. Sementara aksi beli bersih investor asing di pasar reguler mencapai Rp 194,99 miliar.

Sejumlah saham yang tertekan turun di atas 2 persen pada perdagangan saham Senin ini yakni ADRO (-2,03 persen), BMTR (-2,19 persen), MNCN (-2,28 persen), PGAS (-2,44 persen), ITMG (-7,21 persen), ACES (-2,02 persen).

Sedangkan saham dengan kenaikan di atas 2 persen yakni INTP (3,38 persen) dan LPPF (2,70 persen).

Dari pasar spot Bloomberg, rupiah terpantau menguat 13 poin ke level Rp 13.316 per dollar AS. Sementara pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup di level 13.329 per dollar AS.

Sumber: kompas.com

(Dany)

To Top