Kaba Terkini

Vakum 5 Tahun, Pacu Kuda Alek Budaya Nagari Padang Panjang Meriah

Padang Panjang, KABA12.com — Setelah lima tahun vakum, Pacu Kuda Alek Nagari di kota Padang Panjang, kembali digelar.

Pengcab Pordasi Padang Panjang, menggelar pacu kuda yang sarat akan adat budaya, selama dua hari, di Galanggang Bancah Laweh, Minggu (27/10) dan Senin (28/10).

Sebelum pembukaan secara resmi, Pordasi Padang Panjang bersama Niniak Mamak dari 24 nagari yang ada di Padang Pajang dan X Koto, menyambut kedatangan Pordasi Sumbar, di rumah dinas Walikota Padang Panjang. Para Niniak Mamak yang hadir, termasuk Walikota Padang Panjang, menggunakan baju kebesaran Niniak Mamak, lengkap dengan Saluak dan Deta -nya.

Walikota Padang Panjang, Fadly Amran, yang juga Ketua Pordasi Padang Panjang, menjelaskan, alek budaya nagari Padang Panjang tahun 2019 ini, menjadi event yang sangat ditunggu oleh masyarakat. Dimana kegiatan ini sudah vakum selama lima tahun terakhir dan tahun ini kembali dilaksanakan.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat cukup tinggi. Untuk itu kita akan agendakan alek budaya nagari ini setiap tahunnya. Kita juga berharap, akan banyak lahir kuda dari Padang Panjang yang memiliki kecepatan yang baik dan bisa bersaing tingkat nasional,” ujar Fadly Amran.

Selain itu, Wako Padang Panjang, juga mengapresiasi Niniak Mamak dari 24 nagari di Padang Panjang dan X Koto, yang telah menyerahkan Galanggang Bancah Laweh kepada pemerintah kota dan Pordasi Padang Panjang. Sehingga dengan kerjasama tersebut, tentunya alek budaya nagari Padang Panjang ini berlangsung semarak dan sukses.

Sementara itu, Ketua Pordasi Sumbar, Ramlan Nurmatias, yang juga Walikota Bukittinggi ini, menyampaikan, kebanggaanya terhadap Pordasi Padang Panjang, yang telah melaksanakan Pacu Kuda Alek Budaya Nagari Padang Panjang ini. Ini menjadi satu kebangkitan luar biasa yang patut diapresiasi.

“Ini alek nagari yang sudah vakum selama lima tahun. Sekarang sudah kembali dilaksanakan pacu kuda di Padang Panjang ini. Kami lihat, dukungan Niniak Mamak dan masyarakatnya sendiri sangat tinggi. Ini tentu harus dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang,” ungkap Ramlan.

Ketua Pordasi Sumbar juga turut mengapresiasi 24 Niniak Mamak dari nagari Padang Panjang-X Koto yang mendukung kegiatan Pacu Kuda Alek Budaya Nagari Padang Panjang ini.

“Buktinya, para Niniak Mamak juga telah menyerahkan galanggang ke pemerintah kota dan pordasi. Ini patut ditiru juga oleh daerah lain, kerjasama antara Niniak Mamak, pemerintah kota dan pordasi sangat baik,” ujarnya.

Ramlan juga tak lupa mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keselamatan dalam menyaksikan pacu kuda ini.

“Keselamatan harus dijaga, tentu tak lepas dari kesadaran masyarakat itu sendiri, agar tidak ada hal yang tidak diinginkan terjadi selama pacuan kuda ini. Kami juga minta kepada pemerintah dan pordasi Padang Panjang untuk membuat pengamanan yang lebih ketat dalam Galanggang Bancah Laweh ini,” pungkas Ramlan.

Pacu kuda di Padang Panjang, untuk hari pertama, Minggu (27/10) dilaksanakan sebanyak 11 race. Sedangkan pada hari kedua Senin (28/10) dilaksanakan sebanyak 12 race.

(Ophik)

To Top