Kaba Pemko Bukittinggi

TP PKK Bukittinggi Siapkan Sekolah Keluarga 2020

Bukittinggi, KABA12.com — Berhasil dalam melaksanalan program sekolah keluarga di tahun 2018 dan 2019, TP PKK Bukittinggi bersama stakeholder terkait, berencana akan melanjutkan inovasi bagi Kota Bukittinggi itu di tahun 2020 mendatang. Untuk mempersiapkannya, dilaksanakan rapat koordinasi yang dilaksanakan di rumah dinas Walikota, Belakang Balok, Kamis (05/09).

Rapat persiapan Sekolah Keluarga itu dihadiri Ketua Pengadilan Agama, Orba Susilawati, Pengurus TP PKK Bukittinggi, Kadis Sosial, Ellya Makmur, Kadis P3APPKB, TatibYasmarni, Camat, Lurah, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Bukittinggi serta Instansi terkait seperti, Kemenag, LKKS dan undangan lainnya.

Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan, menjelaskan, saat pemerintah kota tengah sibuk dengan sejumlah pembangunan fisik, pihaknya selaku mitra kerja pemerintah bersama SKPD terkait lainnya, juga tetap melaksanakan pembangunan SDM, dalam hal ini masyarakat Bukittinggi. Sehingga pembangunan fisik dan non fisik, akan sejalan dan terus bersinergi.

“Contohnya saja melalui program sekolah keluarga ini. Setelah dua tahun berjalan, ternyata manfaatnya mulai dirasakan di tengah masyarakat. Kasus sosial kemasyarakatan mulai berkurang di Bukittinggi, dengan semakin sadarnya masyarakat akan arti penting keluarga. Untuk tahun 2020 mendatang, selaon program sekolah keluarga juga akan dilaksanakan program parenting pra nikah dan itsbat nikah. Ini juga akan menjadi inovasi bagi kota Bukittinggi,” jelasnya.

Sekolah Keluarga yang telah membekali keluarga dengan kemampuan dalam mendidik dan membesarkan anak dengan baik dan benar ini, telah menyelesaikan 2 angkatan dan telah berhasil menekan angka kekerasan dalam rumah tangga juga angka perceraian di Kota Bukittinggi.

“Untuk terus memperbaiki sistem yang telah ada untuk program ini, kami sudah berencana untuk melakukan perekrutan peserta Sekolah Keluarga angkatan ke III bekerja sama dengan Dinas Sosial dan kelurahan mendapatkan peserta by name, by adress. Kegiatan Sekolah keluarga di tahun 2020 ini juga direncanakan akan diadakan di Masjis dengan tema kembali ke surau. Peserta Sekolah Keluarga ini nantinya juga akan bekerja sama dengan Dinas P3APPKB untuk menjadi Kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kota Bukittinggi,” ungkap Yesi.

Terkait Parenting / Penyuluhan Pra Nikah, Ketua TP PKK Bukittinggi, menjelaskan, program ini sangat penting bagi calon pasangan atau pasangan yang sudah menikah selama 1-2 tahun untuk memahami arti pentingnya tanggung jawab dalam pernikahan atau pemahaman memasuki ke dalam gerbang rumah tangga. Karena apabila sudah berumah tangga akan sangat sedikit waktu untuk belajar.

“Rata-rata pasangan hanya memikirkan sampai konsep resepsi saja atau menyiapakan undangan hingga membuat acara pernikahan, tapi kehidupan selanjutnya tidak difikirkan. Adapun sasaran dari peserta parenting pra Nikah yaitu pasangan yang akan menikah dalam 6 bulan ke depan atau pasangan yang sudah menikah lebih kurang 2 tahun. Kegiatan ini rencana akan diadakan dalam 16 kali jam pertemuan dengan menghadirkan pemateri dari Kemenag, Pengadilan Agama, Dinas Kesehatan, dan Psikolog dimana biaya kegiatan ini dianggarkan oleh Dinas P3APPKB,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk Itsbat Nikah atau yang biasa disebut Pengesahan Perkawinan, lanjut Yesi, merupakan permohonan pengesahan nikah yang diajukan ke pengadilan untuk dinyatakan sahnya pernikahan dan memiliki kekuatan hukum. Kegiatan ini diakomodir oleh Pengadilan Agama, ditujukan bagi pernikahan yang belum tercatat dari keluarga yang tidak mampu.

“Program yang rencana akan kami laksanakan untuk mendukung kegiatan ini yaitu Nikah Masal. Harapan saya, mudah-mudahan niat baik kita bersama untuk mendukung kegiatan- kegiatan ini dapat mewujudkan cita-cita menjadikan Kota Bukittinggi Sejahtera,” ujarnya.
(Ophik)

To Top