Kaba Tausyiah
Tips Agar Rajin Beramal
Beberapa tips berikut ini mungkin bisa bermanfaat untuk menghilangkan rasa malas beramal:
Jadikan beramal sebagai kebiasaan. Lakukan selama 21 hari berturut-turut terlebih dahulu
Cara agar malasnya hilang adalah membiasakan diri berolahraga selama minimal 21 hari. Biasanya setelah itu akan terasa lebih ringan dan malah ada yang kurang jika tidak melakukannya.
Cobalah setiap hari persiapkan 10 ribu rupiah. Beramalah pada tukang ojek yang mengantarkan kita ke kantor, beramal pada sekuriti atau OB, beramal pada pemulung atau tukang sampah yang kita temui di jalan.
Beramal bersama-sama dengan sahabat atau teman dekat
Cara lainnya untuk menghilangkan malas beramal adalah dengan beramal secara beramai-ramai. Biasanya seseorang akan lebih termotivasi melakukan sesuatu secara bersama-sama dengan orang-orang terdekat.
Meski awalnya mungkin kita termotivasi dikarenakan beramalnya secara bareng-bareng dengan teman, namun lama-lama biasakan juga diri kita untuk beramal meskipun sendirian.
Menjadikan diri sebagai donatur tetap di sebuah lembaga ziswaf
Cobalah menjadi donatur tetap pada sebuah program beramal, atau sejenisnya. Dengan demikian, akan ada orang yang mengingatkan kita untuk beramal secara rutin.
Ingatlah bahwa harta kita hanyalah titipan Allah yang sewaktu-waktu akan diambilNya kembali jika kita tak menunaikan dengan benar sesuai ketentuanNya
“Allah mengkhususkan pemberian kenikmatanNya kepada kaum-kaum tertentu untuk kemaslahatan umat manusia. Apabila mereka membelanjakannya (menginfakkannya) untuk kepentingan manusia maka Allah akan melestarikannya, namun bila tidak, maka Allah akan mencabut kenikmatan itu dan menyerahkannya kepada orang lain.” (HR. Ath-Thabrani dan Abu Dawud)
Hadits tersebut menegaskan bahwa harta yang Allah titipkan pada kita akan dicabutNya dari diri kita jika kita tak menunaikan hak orang lain yang ada padanya.
Akan tetapi jika kita mampu untuk mengeluarkan hak orang lain dari harta tersebut, maka Allah pun akan melestarikan titipanNya pada kita. Wallahualam.
Berdoa agar dijauhkan dari sifat kikir
Rasulullah mengajarkan kita untuk senantiasa berdoa agar dijauhkan dari sifat kikir.
Allaahumma inni a’udzubika minal hammi wal hazan, wa a’udzubika minal ‘adzi wal kasal, wa a’udzubika minal jubni wal bukhl, wa a’udzubika min gholabatiddayni wa qohrirrijaal
“Ya Allah ya Tuhan kami, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada keluh kesah dan dukacita, aku berlindung kepada-Mu dari lemah kemauan dan malas, aku berlindung kepada-Mu daripada sifat pengecut dan kikir, aku berlindung kepada-Mu daripada tekanan hutang dan kezaliman manusia.” (HR Abu Dawud 4/353).
(sumber: tabungwakaf.com)