Kaba Agam
Tim Marinir TNI AL Bantu Evakuasi Warga Muaro Putuih, 1 Warga Yang Kritis,Akhirnya Meninggal Dunia
Tiku, kaba12 — Tim Marinir TNI AL Kodaeral 2- Padang terjun membantu penanganan dampak bencana banjir yang melanda wilayah Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara.
Personil Marinir bersama tim Basarnas, Rabu, (26/11) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, langsung mengevakuasi warga yang terkurung banjir dari Muaro Putuih. Bahkan, tim gabungan sengaja membantu 3 warga yang sedang sakit keras dan harus dilarikan ke rumah sakit, masing-masing 1 orang laki-laki dan 2 orang perempuan. Sementara 1 orang lagi, tidak bisa dievakuasi karena kondisinya sangat kritis dan akhirnya meninggal dunia.
Sementara,Rabu pagi, tim pendukung tambahan pasukan Marinir Kodaeral 2 Padang, sebanyak 17 orang personil dipimpin Lettu.Marinir Gofar sudah merapat ke lokasi terdampak banjir di Muaro Putuih, bersama 5 personil yang bertugas di Pos Marinir TNI AL Tiku yang dipimpin Lettu.Laut (PM) Burhani Zulfa Dt.Rajo Dihilie, yang sebelumnya sudah siaga di wilayah Tanjung Mutiara, membantu penanganan dampak bencana yang melanda wilayah tersebut sejak Senin kemarin.
Menurut Lettu.Laut (PM) Burhani Zulfa Dt.Rajo Dihilie, pihaknya didukung tim Marinir Kodaeral 2 -Padang,bergerak membantu warga terdampak bencana banjir di wilayah Nagari Tiku V Jorong, menyusul luapan banjir yang semakin membesar, sehingga berdampak terdampak masyarakat.
Dijelaskan, pihaknya bersama tim Basarnas, PMI dan unsur lain, dijadualkan akan melakukan evakuasi seluruh warga terdampak ke lokasi yang lebih aman, menggunakan berbagai peralatan pendukung, termasuk perahu karet yang mengangkut warga.
Disebutkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan camat Tanjung Mutiara, pemerintah Nagari Tiku V Jorong dan sudah menetapkan titik-titik proses evakuasi dan langkah-langkah penanganan lebih lanjut, “prioritas kita, menyelamatkan warga dari dampak banjir yang merendam wilayah Tiku V Jorong, “tegasnya .
Informasi yang diperoleh, dampak banjir yang merendam wilayah Tiku V Jorong akibat curah hujan yang sangat tinggi di wilayah Kabupaten Agam. Bahkan, seluruh sungai besar yang bermuara ke wilayah Tiku V Jorong, menambah debit banjir semakin membesar, sehingga membuat ribuan warga setempat, terutama di Jorong Masang Timur, Gadih Angik, Subang-Subang dan kawasan lain terisolasi genangan air.
(HARMEN)