Dinas Sosial Agam

Tidak Mendapat Bantuan Sosial, Nenek Mardini Hanya Bisa Beringsut di Hari Tua

Lubukbasung,kaba12 — Tak tergambarkan kata yang pas untuk menceritakan kondisi nenek Mardini, (83), warga Jorong Parik Panjang, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung, yang hanya bisa “beringsut”menjalani hari-hari di masa tuanya, di rumah yang sangat sederhana di kawasan Simpang Parik Panjang, Lubukbasung.

Nenek Mardini, yang dikenal warga setempat, sudah cukup lama tidak bisa lagi berjalan.Karena kondisi usia dan sakit-sakitan, Nenek Mardini hanya bisa pasrah, tidur beralas kasur lusuh, sendiri di kamar, tanpa aktivitas.

Hari-hari nenek Mardini, dilalui hanya ditemani sang anak Ratnawitri, yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan di sekolah, yang ikhlas “menikmati”kondisi prihatin yang dijalaninya sudah cukup lama tersebut, tidak hanya untuk menutupi kebutuhan hidup yang pas-pasan, melayani dengan baik sang ibu yang hanya bisa tertidur lemah.

Kepada kaba12,Ratnawitri, anak nenek Mardini yang ditemui di kediamannya,Selasa,(27/1/2026) menyebutkan, kondisi ibunya sudah cukup lama tidak bisa berjalan. Untuk makan dan minum, harus disuapi, termasuk mandi dan membersihkan badan sang ibu.

Ratnawitri menyebut, jika harus keluar rumah untuk bekerja sebagai petugas kebersihan di salah satu sekolah dasar di Lubukbasung, dia terpaksa mengurung sang ibu dalam kamar, mengunci dari luar, karena kuatir sang ibu beringsut keluar rumah atau pergi ke dapur, “kita kuatir beliau jatuh, jadi terpaksa kita kurung sampai saya pulang, “sebutnya.

Ratnawitri, setiap hari kerja, berangkat pukul 06.00 WIB pagi, untuk membersihkan sekolah tempat dia bekerja, dan kembali ke rumah pukul 08.00 WIB untuk memberi makan dan membersihkan kebutuhan sang ibu, “siang saya kembali ke sekolah sampai sore, “sebutnya pelan.

Disebutkan Ratnawitri, hingga kini ibunya tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dan tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah, dan sebelumnya sudah ada laporan bahkan Hamid, Pendamping Sosial PKH Nagari Lubukbasung, sudah mendatangi kediamannya dan melakukan pendataan, “sampai saat ini beliau belum terdata sebagai penerima bantuan sosial, “sebut Ratnawitri sambil menceritakan latar belakang dan beberapa masalah di masa lalu.

Kondisi itu, dibenarkan Hamdi, Pendamping Sosial PKH Lubukbasung waktu dikonfirmasi kaba12. Pihaknya, sudah mendatangi kediaman nenek Mardini, dan sesuai hasil investigasinya nenek Mardini tercatat di tingkatan ekonomi Desil 6-10 ( kategori mampu), dan penerima bantuan sosial harus berasal di posisi 1-5 Desil sesuai data DTSEN.

“Kami tengah mengupayakan dilakukan perubahan Desil ke Pemerintah Nagari Lubukbasung, untuk bisa menerima dana bantuan sosial dari pemerintah, posisi Desil nya harus 1-5 sesuai data DTSEN. Insyaallah, kami akan upayakan segera,”sebut Hamid.

Kondisi itu, juga dibenarkan Hasneril, Kabid.Rehabilitas Sosial Dinsos Agam, yang menyebut nenek Mardini belum terdata sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah, “kita akan telusuri dan mendorong agar sang nenek bisa mendapatkan dukungan bantuan dari pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku, “sebut Hasneril.

(HARMEN)

0Shares
Tidak Mendapat Bantuan Sosial, Nenek Mardini Hanya Bisa Beringsut di Hari Tua
To Top