Lubukbasung, kaba12 — Puasa di bulan Ramadhan bukan menjadi penghalang untuk bekerja produktif. Justru, dengan niat yang tulus dan perencanaan yang baik, ibadah puasa menjadi pendorong semangat kerja. Dalam kesempatan itu, kedisplinan dan pengendalian diri yang diperoleh saat berpuasa dapat diterapkan dalam mengatur waktu dan menyelesaikan tugas secara efisien.
Mengapa puasa tidak menghambat produktivitas? Puasa menjadikan kita terlatih dalam disiplin dan control diri. Disamping itu, kita sebagai seorang muslim dituntut untuk menahan lapar dan haus.
Kemudian, puasa menyehatkan tubuh dan pikiran, yang tentunya dengan pola makan teratur saat sahur dan berbuka, serta asupan nutrisi menjadi terjaga. Hal ini menjadi dampak positif pada kesehatan secara keseluruhan, sehingga kita tetap berenergi dan bisa bekerja secara optimal.
Selain itu, puasa juga diyakini dapat meningkatkan kejernihan pikiran dan ketenangan batin, yang dapat mendukung produkitvitas kita. Ditambah, puasa menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian. Dengan suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan bisa memotivasi kita untuk bekerja lebih giat.
Apalagi, dengan niat beribadah, kita akan merasa bahwa pekerjaan yang kita lakukan tidak hanya mendatangkan keuntungan finansial, tetapi juga pahala.
Dalam Al-Qur’an, Allah mengingatkan manusia bahwa bekerja untuk memenuhi nafkah keluarga termasuk kewajiban. Pada surat at-Taubah ayat 105 Allah mengingatkan pentingnya bekerja serta larangan untuk bermalas – malasan.
“Dan katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”
Disisi lain, dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadist riwayat Imam Bukhari dan Muslim bahwa bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup, meskipun dengan pekerjaan yang kasar, lebih mulia daripada meminta-minta kepada orang lain.
“Sungguh seorang dari kalian yang memanggul kayu bakar dengan punggungnya lebih baik baginya daripada dia meminta-minta kepada seseorang, baik orang itu memberinya atau menolaknya. [HR. Bukhari dan Muslim].
Dengan demikian, puasa bukan alasan untuk menjadi tidak produktifnya kita dalam bekerja. Justru, puasa melatih setiap orang untuk bisa lebih disiplin dan mandiri dalam kehidupannya.- (*)