Agam

Terkendala Modal, Distan Agam Ajak Petani Jagung Manfaatkan KUR

Lubukbasung, KABA12.com — Sektor pertanian terutama budidaya jagung saat ini menjadi primadona untuk dijalankan. Namun, banyak petani yang masih terkendala dengan permasalahan permodalan.

Petani masih belum mengetahui dan kesulitan menembus dunia perbankan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha. Padahal pemerintah telah menunjuk perbankan untuk lebih aktif ke sektor produksi pertanian dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Guna mendekatkan petani terhadap sumber pembiayaan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Agam berperan sebagai fasilitator kebutuhan petani untuk memberikan kemudahan agar dapat masuk ke dunia perbankan, sehingga fasilitas program pemerintah di industri keuangan bisa terserap.

“Kita mengajak petani dan peternak yang mengalami permasalahan permodalan, untuk memanfaatkan fasilitas KUR”, ujar Isman Imran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam.

“Ada empat perbankan yang ditunjuk OJK untuk menyalurkan bantuan KUR tersebut, yaitu Bank Nagari, BNI, BRI dan Bank Mandiri”, jelasnya.

Lebih lanjut Isman menjelaskan, untuk lebih terorganisirnya penyaluran KUR ini, pihaknya lebih mengedepankan ke lembaga petani seperti kelompok tani yang anggotanya melakukan usaha budidaya jagung.

“Kita targetkan penyaluran KUR untuk 118 kelompok tani dengan luas areal 3.501 hektar”, ujarnya.

Sementara itu, Kasi Produksi Tanaman Pangan Distan Agam Imrefli menambahkan, dengan memanfaatkan KUR, petani akan terhindar dari jeratan tengkulak. Nantinya, pihak perbankan akan melakukan Mou dengan kelompok tani dalam pemanfaatan KUR. Diperkirakan minggu depan sudah selesai dilakukan sosialisasi di tiga kecamatan seperti Lubukbasung, Ampeknagari dan Palembayan.

“KUR akan disalurkan setelah kelompok membuat Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dalam berusaha tani jagung yang diketahui oleh penyuluh dilapangan”, ungkapnya.

Nantinya, hasil panen petani juga akan diserap oleh perusahaan yang bertindak sebagai off taker atau penjamin pembelian hasil panen sekaligus menjadi penjamin dari KUR. Sehingga petani mendapat jaminan harga sesuai dengan pasar.

“Semoga produktivitas para petani semakin meningkat dengan bantuan modal usaha KUR tani ini”, harap Imrefli.

(Jaswit)

To Top