Kaba Agam

Terdampak Bencana Hidrometeorologi, Nofrizon Pantau Normalisasi Batang Parupuak di Sungai Rangeh

Maninjau,kaba12 — Anggota Komisi III DPRD Sumbar H.Nofrizon, pantau langsung proses pemulihan dan normalisasi aliran sungai Batang Parupuak, di kawasan Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, yang terdampak banjir bandang , 27 November 2025 lalu.

Hantaman banjir bandang yang membuat perpindahan alur aliran sungai Batang Parupuak yang sebelumnya selebar 2 meter, saat ini makin luas akibat timbunan material batu dan tumpahan lumpur sehingga menjadi lebih dari 100 meter.

Bahkan, yang menguatirkan warga di punggung bukit yang memagar kawasan Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, saat ini terlihat 2 alur runtuhan besar longsor yang memutih memicu banjir bandang sebelumnya, bahkan tidak hanya merusak ratusan hektar areal pertanian warga, juga menghancurkan 2 jembatan yang saat ini tengah dalam pengerjaan oleh personil TNI termasuk berbagai sarana lain.

Menurut H.Nofrizon, pihaknya berupaya memberi dukungan pada masyarakat, selain pasokan berbagai jenis bantuan yang dibutuhkan warga terdampak bencana, upaya penanganan darurat dan proses pemulihan, menjadi salah satu prioritas yang akan terus dikawal pihaknya.

Disebutkan, normalisasi aliran sungai Batang Parupuak di sejak dari hulu ke hilir, menjadi salah satu langkah penting untuk mengantisipasi tumpukan material termasuk potensi dampak bencana susulan, apalagi jika curah hujan masih tinggi.

Dalam upaya penanganan di aliran sungai tersebut, 1 alat berat dikerahkan, yang sudah berhasil membangun kembali alur aliran sungai selebar 3 meter, dan membangun basis jalur menggunakan material batu dan tanah yang terbawa banjir bandang di sepanjang tepian sungai yang sebelumnya tertimbun.

“Kita berharap, proses normalisasi aliran sungai ini bisa segera tuntas, sehingga warga bisa melakukan langkah-langkah lain dalam pemanfaatan lahan mereka yang sebelumnya tertimbun, “sebut Nofrizon lagi.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, kawasan Sungai Rangeh, Nagari Bayua merupakan salah satu kawasan terparah terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, pasalnya hantaman banjir bandang yang menerjang kawasan itu, tidak hanya menghancurkan berbagai sarana penting, termasuk dua jembatan, juga merusak areal pertanian dan pemukiman warga yang saat ini masih dalam proses penanganan oleh pemerintah.

(HARMEN)

0Shares
Terdampak Bencana Hidrometeorologi, Nofrizon Pantau Normalisasi Batang Parupuak di Sungai Rangeh
To Top