Kaba Pemko Bukittinggi

Tapanuli Tengah Kunker ke Bukittinggi Pelajari Trik Kelola Kebersihan

Bukittinggi, KABA12.com — Kabupaten Tapanuli Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kota Bukittinggi.

Rombongan Pemkab dan DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah yang berjumlah 70 orang itu dipimpin Bupati Tapanuli Tengah.

Rombongan sampai di Bukittinggi pada Kamis (27/06) dan disambut langsung Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

Bupati Tapanuli Tengah, Bachtiar Rahmat Sibarani, mengatakan Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki luas wilayah 2.194,98 km untuk wilayah darat dan 4000 km untuk wilayah laut. Bisa dikatakan, Tapanuli Tengah terletak di pesisir pantai dan wilayah terbesarnya adalah laut. Dengan beribukotakan Pandan dan memiliki 20 kecamatan, 159 Desa dan 56 Kelurahan. Penduduk berjumlah 350.017 jiwa.

“Kabupaten Tapanuli Tengah, memiliki potensi wisata bahari yaitu 30 pulau-pulau kecil, 25 pantai, terumbu karang/ pesona bawah, wisata alam pegunungan berupa 20 sungai dan 9 air terjun dan satu danau (Danau Pandan). Ditambah dengan wisata religi/ cagar budaya berupa 8 situs religi/ cagar budaya dan Barus penghasil Kapar Barus,” jelasnya.

Tapanuli Tengah memiliki pulau terbesar bernama Pulau Mursala. Pulau Mursala terletak di sebelah barat daya Kota Sibolga dan berjarak 22,5 km dari Kota Pandan dan Kota Sibolga. Dengan luas 8000 hektare dapat ditempuh melalui Pandan atau Sibolga menggunakan kapal boat lebih cepat 1 jam atau menggunakan Kapal Biasa mencapai 3 jam perjalanan.

“Keunikan Pulau Mursala adalah satu-satunya pulau yang memiliki air terjun yang airnya langsung jatuh ke laut. Air terjun itu tidak pernah kering meskipun musim kemarau. Meskipun letaknya di laut, tapi air nya tawar, sehingga dengan perpaduan air tawar dan air terjun, air laut dan air payau, maka terdapat terumbu karang dan biota laut yang unik di bawah laut Pulau Mursala. Di peta dunia dikenal dengan nama Mansalaar Island,” ungkapnya.

Menurut Bachtiar Rahmat, kedatangan rombongan ke Bukittinggi adalah untuk membangun silaturahmi dengan Pemko Bukittinggi. Bachtiar sangat tertarik dengan keberhasilan Kota Bukittinggi dalam mendapatkan Piala Adipura berturut-turut. Sebelum singgah ke Balaikota Bukittinggi, rombongan sempat berkeliling dan takjub dengan kebersihan Kota Bukittinggi. Bachtiar pun melihat gerak pembangunan kota cukup signifikan. Karena beberapa tahun lalu, ia sempat singgah dan menetap beberapa waktu di Bukittinggi. Bachtiar pun berniat akan kembali datang bersama keluarga untuk menikmati kota Bukittinggi.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan sebuah kebanggaan karena kedatangan tamu dari Tapanuli Tengah dipimpin langsung oleh Bupati nya. Dari paparan Bupati Tapanuli Tengah, Ramlan melihat ternyata banyak objek wisata disana. Walaupun wilayah terbesarnya merupakan laut, namun potensi pariwisatanya bagus sekali. Ramlan merasa Tapanuli Tengah pantas dikunjungi untuk dipelajari bagaimana pengelolaan pariwisata dan dapat diterapkan pula di Kota Bukittinggi.

“Berkaitan dengan Bukittinggi, Ramlan melanjutkan Bukittinggi termasuk kota tua yang telah berusia 235 tahun. Potensi unggulannya adalah Pariwisata serta perdagangan dan jasa. Walaupun demikian, Ramlan menginginkan Bukittinggi menjadi Kota pariwisata yang berbudaya dengan tuntunan agama dan adat. Hal pertama yang dilakukan nya setelah menjabat adalah membuat Kota Bukittinggi bersih, rapi, indah nyaman dan sehat,” ujar Ramlan.

Salah satu triknya, lanjut Wako, dengan menggalakkan pelaksanaan goro oleh ASN Pemko Bukittinggi bersama masyarakat dan unsure terkait. “Berkat kerja keras itulah, Piala Adipura kembali dapat diraih walaupun telah puluhan tahun tidak lagi kita dapatkan. Dengan keberadaan kota yang bersih dan indah, ditambah dengan rehabilitasi beberapa objek wisata, maka arus kunjungan ke Bukittinggi kembali meningkat,” jelas Walikota.

(Ophik)

To Top