Kaba Bukittinggi

Tamu Daerah Ungkap Salut Pada Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Walikota Bukittinggi, bersama beberapa SKPD terkait, kembali melakukan peninjauan sejumlah proyek pekerjaan pembangunan di kota wisata, Rabu (24/07). Uniknya, saat melihat pekerjaan trotoar di bilangan Pasa Atas dan Jam Gadang, secara tidak langsung, Walikota menerima tamu daerah dari kabupaten Morowali Utara dan Bekasi.

Bupati Morowali Utara provinsi Sulawesi Tengah, Aptritel, mengaku senang datang ke Bukittinggi. Meskipun daerahnya di Morowali Utara dipenuhi cagar alam, namun eloknya negeri Bukittinggi tidak kalah menarik dari Morowali Utara.

“Bukittinggi sangat indah dan sejuk. Banyak juga peninggalan sejarah disini dan membuat kota ini terkenal. Apalagi dengan icon Jam Gadang yang memang berdiri kokoh dan menjadi jantung kota Bukittinggi,” ungkap Aptritel, yang datang ke Bukittinggi bersama Ketua TP PKK dan didampingi Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Nofrizon.

Tak lama berselang, Walikota Bukittinggi juga menerima kedatangan tamu dari PKK Bekasi. Rombongan mengaku salut dengan kepemimpinan Walikota yang peduli dengan keindahan kota, termasuk peduli dengan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengucapkan terima kasih atas kedatangan para tamu dari luar daerah ke Bukittinggi. Hal ini menunjukkan, kota Bukittinggi memang menjadi destinasi utama di Sumatera Barat. Dalam waktu dekat pun akan ada kegiatan nasional di Sumbar. Tentu diprediksi ratusan tamu luar daerah itu, juga akan berkunjung ke Bukittinggi.

“Alhamdulillah dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungan ke Bukittinggi. Memang kita akan terus mengupayakan bagaimana Bukittinggi ini menjadi kota kunjungan yang aman dan nyaman. Masuk ke Bukittinggi, pengunjung dapat meninggalkan sementara rutinitas harian dan meringankan beban pikiran dengan berwisata di Bukittinggi,” ungkap Ramlan.

Dalam pertemuan singkat itu, Wako juga menyampaikan beberapa pembangunan yang tengah dilaksanakan di Bukittinggi. Terutama pembangunan Pasa Ateh yang ditargetkan selesai Oktober 2019 ini. Tujuannya memang untuk mengembalikan kegiatan ekonomi masyarakat Bukittinggi yang juga dikenal dengan kota perdagangan dan jasa.

(Ophik)

To Top