Kaba Terkini

Suasana Lebaran Penuh Keprihatinan, Agam Dikepung Banjir-Tanah Longsor

Lubukbasung,kaba12 — Suasana keprihatinan menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah terlihat jelas di berbagai wilayah di kabupaten Agam dalam menyambut hari nan fitri tahun ini. Pasalnya, dampak curah hujan tinggi dalam dua pekan terakhir, masih memicu serangkaian bencana di berbagai tempat.

Bahkan, kabupaten Agam terlihat dikepung musibah banjir dan tanah longsor di berbagai lokasi, sehingga membuat warga terutama kalangan pernatau yang berharap bisa segera sampai ke kampung halaman dengan cepat, terhalang oleh antrian panjang kemacetan akibat musibah banjir dan tanah longsor, termasuk aktivitas warga yang tinggi mempersiapak hari raya jadi terhambat.

Informasi yang diperoleh kaba12, serentetan musibah menjelang hari raya diantaranya musibah banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi yang mendera tiga kecamatan di Kabupaten Agam masing-masing Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungaipua dan Kecamatan Ampek Angkek, yang hingga kini dalam proses penanganan, bahkan Pemkab.Agam menerapkan status darurat.

Banjir lahar dingin dalam beberapa hari belakangan juga masih terus terjadi, yang menyebabkan beberapa akses jalan terganggu karena material lumpur, batu-batu dan kayu besar yang menghalangi jalan.

Kemudian, musibah tanah longsor yang beruntun terjadi di Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, yang masih terjadi hingga malam takbiran Selasa, (9/4) bahkan hingga Rabu dini hari menjelang hari raya, proses pembersihan ruas jalan masih dilakukan petugas gabunan di lapangan.

Longsor juga terjadi di ruas jalan Panta- batas Kota Bukittinggi, yang menyebabkan akes jalan alternative menuju Bukittinggi terputus ditutup material longsor. Petugas gabungan harus bekerja keras untuk membersihkan ruas jalan yang padat arus kendaraan itu termasuk petugas Dishub dan Satlantas Polres Agam untuk mengamankan akses jalan.

Musibah longsor menjelang Idul Fitri juga terjadi di wilayah Matur dan Palupuah, terutama di wilayah Sitingkai sehingga membuat akses jalan penghubung Matur-Palupuah tersekat. Longsor juga terjadi di ruas jalan nasional di Palupuah, yang menyebabkan antrian dan kemacetan parah dari dua arah baik dari Bukittinggi menuju Medan maupun sebaliknya. Namun gerak cepat petugas, akses jalan sudah bisa kembali dilalui walau dengan sistim buka tutup.

Bencana longsor dan banjir juga terjadi di wilayah Palembayan, terutama di Ampek Koto dan Silungkang, termasuk banjir di Muaro Kandang Palembayan, “ kami minta, seluruh unsur tetap siaga, karena dampak curah hujan saat ini, banyak memicu banjir dan longsor, sementara aktivitas warga menjelang lebaran sangat tinggi, “ harap Rahman, Asisten I Sekab.Agam pada kaba12.

(HARMEN)

0Shares
To Top