Kaba Terkini

Stok Garam Kosong. Harga Melambung Tinggi

Lubuk Basung, KABA12.com — Tiga bulan terakhir, hampir seluruh wilayah di Indonesia mengalami kelangkaan garam konsumsi, tidak terkecuali kabupaten Agam Sumatera Barat. Akibatnya, harga garam meroket tajam hingga dua kali lipat dari harga normal.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Aryati mengatakan, pihaknya telah menjajaki hal tersebut kepada pedagang, berkonsultasi langsung dengan PT. Garam wilayah Sumbar di Padang, dan juga ke bidang pengawasan perindag Sumbar.

“Kita sudah jajaki ke pihak terkait, penjelasannya memang ada kelangkaan, hal itu disebabkan karena perusahaan itu sendiri tidak berproduksi,” ujarnya pada KABA12.com, Kamis (27/07).

Aryati menjelaskan, dari hasil konsultasi ke PT. Garam, kelangkaan dan kenaikan harga garam disebabkan tiga faktor.

Baca Juga : Harga Garam Membubung, Koperindag Diminta Berperan

Pertama, hujan (badai linino) sehingga air laut tidak bisa menjadi garam. Kedua, adanya perobahan manajemen PT. Garam, sehingga mengganggu arus distribusi. Ketiga, belum adanya kebijakan impor garam dari Menteri Perdagangan.

“PT. Garam di Padang sebagai distributor garam wilayah Sumbar masih belum bisa memastikan, kapan keadaan ini akan kembali normal. Kita sebagai pemerintah tidak bisa berbuat untuk kestabilan harga garam, karena tiga faktor itu,” jelas mantan Camat Pelembayan itu.

Ia menambahkan, saat ini stok garam di PT. Garam wilayah Sumbar  kosong. Namun pihaknya tetap berupaya mencarikan solusinya.

(Jaswit)

To Top