Lubukbasung,kaba12 — Setelah kembali diperpanjang status siaga erupsi Gunung Marapi, Jumat, (23/2) pekan lalu, Bupati Agam terus memantau perkembangan aktifitas kesiapsiagaan termasuk upaya antisipasi unsur terkait dalam penanganan dampak bencana di dua kecamatan berpotensi terdampak erupsi.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, aktivitas erupsi Gunung Marapi dalam beberapa hri terakhir terlihat mengalami peningkatan, dengan pola semburan abu vulkanik yang kerapdiawali dengan bunyi gemuruh dan getaran hebat yang mengundang kekuatiran warga.

Hal itu disebutkan Bupati Agam Dr.Andri Warman yang meminta jajaran BPBD Agam dan unsur terkait dalam penanganan dampak kebencanaan di kabupaten Agam untuk terus memantau perkembangan di lapangan, apalagi dalam beberapa waktu belakangan, aktivitas erupsi kembali memperlihatkan peningkatan.
“ Kita harus terus menjaga dan mengingatkan masyarakat. Kami sudah instruksikan jajaran BPBD Agam untuk selalu siaga di posko yang sudah dibangun, selalu bangun koordinasi dengan stake hodler terkait,karena bencana tidak bisa terdeteksi kapan terjadinya, “ tegas Andri Warman.

Bupati Andri Warman berharap, pasca rapat evaluasi dan perpanjangan masa siaga darurat erupsi Gunung Marapi, Jumat pekan lalu, upaya antisipasi dan mendorong kesiapsiagaan masyarakat harus terus ditingkatkan, karena potensi erupsi yang masih terus terjadi, bahkan waktunya tidak bisa terdeteksi, sehingga kesiapsiagaan masyarakat yang berada di kawasan berpotensi terdampak erupsi harus betul-betul terbangun dengan baik.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, peningkatan aktivitas erupsi beberapa hari terakhir menjadi atensi berbagai pihak tidak hanya BPBD Agam, tapi juga jajaran TNI-Polri, PMI, BMKG, BVMBG,KSB dan berbagai organisasi sosial kebencanaan lainnya di wilayah Kecamatan Sungaipua dan Kecamatan Canduang.
(HARMEN)