Kaba Agam

Status Marapi Naik ke Level III Siaga, Pemkab.Agam Tetapkan Status Darurat

Lubukbasung,kaba12 — Dampak naiknya aktivitas erupsi Gunung Api Marapi beberapa hari terakhir, termasuk penetapan kenaikan status Level III Siaga setelah sebelumnya berada di Level II Waspada. Pemkab.Agam mulai lalukan langkah-langkah antisipasi.

Sepanjang Kamis, (7/11), aktivitas erupsi yang makin intensif, termasuk tanda-tanda alam yang muncul di kawasan sekitar Gunung Marapi itu, tim BPBD Agam bersama jajaran pemerintah nagari, sudah mulai melakukan langkah antisipasi dengan menyebar masker untuk masyarakat.

Bahkan, Bupati Agam sudah menyebarkan surat edaran nomor 360/381/BPBD-AG/XI/2024 tanggal 6 November 2024, yang 6 kecamatan masing-masing Canduang, Baso, Ampek Angkek, Banuhampu, Sungaipua dan IV Koto sebagai wilayah yang berpotensi terdampak paparan erupsi Gunung Marapi.

Dalam surat edaran yang ditandatangi pjs.Bupati Agam Dr.Endrizal, diuraikan perkembangan aktivitas erupsi Gunung Marapi yang beberapa hari terakhir kembali “ batuk-batuk” dengan mengeluarkan semburan debu vulkanik dengan ketinggian mencapai 2000-2500 meter, yang dikuatirkan berdampak terhadap aktivitas warga di kawasan sekitar Gunung Marapi.

Menurut Ichwan Pratama Danda, Kabid.KL BPBD Agam, sesuai instruksi pjs.Bupati Agam dalam surat edaran yang sudah disebarluaskan pada berbagai elemen terkait di 6 kecamatan, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah penanganan di lapangan.

Untuk tindak lanjut, ulas Ichwan,sesuai instruksi pimpinan dijadualkan Jumat, (8/11) jajaran Forkompinda Agam bersama unsur terkait di Pemkab.Agam akan menggelar rapat khusus untuk penetapan status siaga darurat dalam mengantisipasi berbagai potensi yang berkemungkinan terjadi pasca kian tinggi aktivitas erupsi beberapa waktu belakangan.

“ Sesuai instruksi pimpinan daerah, dijadualkan Jumat akan digelar rapat khusus membahas langkah-langkah penanganan lapangan, termasuk kemungkinan penetapan status siaga darurat penanganan dampak erupsi Gunung Marapi, “ sebut Kabid.KL BPBD Agam itu.

Disisi lain, ditegaskan Ichwan Pratama Danda,pihaknya juga sudah mengirimkan personil ke lapangan untuk membantu penanganan lapangan,terutama membagikan masker dan akan membuka posko darurat penanganan dampak erupsi Gunung Marapi.

“ Alhamdulillah, kita juga mendapat dukungan bantuan masker dari BPBD Sumbar, yang akan langsung didistribusikan ke lokasi kawasan terdampak bencana Kamis sore ini, “ ujarnya di markas logistic BPBD Sumbar saat dihubungi kaba12.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, aktivitas erupsi Gunung Marapi yang semakin menggeliat beberapa hari terakhir, membuat aktivitas warga mulai terganggu,terutama dampak penyebaran abu vulkanik yang tak hanya menyebar di sepanjang pemukiman dan lahan perkebunan warga di wilayah kaki Gunung Marapi, tapi juga sampai ke daerah Kota Bukittinggi.

(HARMEN)

0Shares
To Top