Kaba Agam

Sosialisasi Germas di Lubukbasung, Ade Rezki Pratama Ajak Warga Manfaatkan Program CKG

Posted on

Lubukbasung , KABA12 — Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program pemerintah yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini dinilai penting untuk deteksi dini berbagai penyakit agar bisa segera ditangani.

Hal ini disampaikan Ade Rezki Pratama saat memberikan sambutan secara daring pada kegiatan Sosialisasi Germas bersama Kemenkes Poltekes Padang dan Komisi IX DPR RI di GOR Rang Agam Lubukbasung, Selasa (14/10).

Ia menyampaikan bahwa Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas dan CKG merupakan bagian dari program pemerintah untuk membentuk masyarakat sehat, bugar, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap program Presiden, yaitu Cek Kesehatan Gratis atau CKG. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memeriksakan kesehatan sejak dini, karena kesehatan adalah investasi penting bagi masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, Germas menjadi gerakan bersama lintas sektor untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar hidup lebih sehat melalui langkah sederhana — mulai dari berolahraga, makan bergizi, hingga rutin memeriksakan kesehatan.

“Untuk itu mari sama-sama kita sukseskan program Cek Kesehatan Gratis dengan cara mendatangi fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.

Sekretaris Camat Lubukbasung, Bayu Wiranata menyampaikan apresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut bahwa program CKG sejalan dengan meningkatnya tren kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.

“Sejatinya program CKG ini penting karena kesehatan itu mahal. Sekarang banyak tren positif di tengah masyarakat, seperti FOMO kesehatan — kalau tidak ikut gaya hidup sehat, rasanya tidak keren. Ini hal baik, karena kesehatan memang penting untuk menjaga kualitas hidup,” ujarnya.

Meski demikian, Bayu juga menyoroti masih adanya ketakutan sebagian masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Kadang kita takut cek kesehatan karena khawatir mengetahui hasilnya. Padahal, mencegah sebelum mengobati adalah langkah terbaik. Jadi manfaatkanlah program CKG ini sebagai upaya antisipasi,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr Hendri Rusdian menegaskan bahwa pemeriksaan CKG tidak dipungut biaya, masyarakat cukup membawa KTP untuk mengikuti layanan tersebut.

“Penyakit bisa lebih mudah diatasi bila diketahui sejak dini. Dengan CKG, masyarakat bisa melakukan pemeriksaan rutin agar tetap sehat dan produktif,” katanya.

Selain itu, ia memaparkan materi terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan dan pencegahan penyakit tidak menular.

“Sebagian besar penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, ginjal, diabetes, dan kanker disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Dengan Germas, masyarakat bisa mencegah penyakit ini melalui aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, tidak merokok, tidak minum alkohol, serta menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Untuk itu, melalui CKG ini masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatan lebih cepat, sehingga upaya pencegahan bisa dilakukan sejak awal.

Sosialisasi Germas ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Agam untuk memperkuat budaya hidup sehat. Melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, kata dr Hendri , kegiatan ini diharapkan mampu menekan angka penyakit tidak menular, mengurangi beban biaya pengobatan, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan produktif.

“Tujuan Germas adalah agar kesehatan masyarakat lebih terjaga, produktivitas meningkat, dan ekonomi keluarga tetap stabil. Bila penyakit diketahui lebih dini, maka biaya pengobatan pun akan jauh lebih kecil,” jelasnya.

(Bryan)

Populer

Exit mobile version