Kaba Pemko Bukittinggi

Siswa SMK Genus Turun ke Masyarakat

Bukittinggi, KABA12.com — 112 siswa SMK Gema Nusantara (Genus) Bukittinggi akan melaksanakan praktek kerja industri (prakerin) selama tiga bulan. Para peserta salah satu kewajiban pelajar dalam pendidikannya itu dilepas langsung oleh Walikota Bukittinggi, di auditorium Pustaka Bung Hatta, Sabtu (06/01).

Pelepasan tersebut ditandai dengan pemasangan kokarde kepada para pelajar. Mereka akan disebar untuk melaksakan praktek lapangan di sejumlah daerah Sumbar dan Riau.

Kepala SMK Genus, Defi Endri, menjelaskan, para siswa kelas XI yang akan mengikuti prakerin mulai 8 Januari 2018 tersebut berasal dari jurusan asisten keperawatan sebanyak 48 orang, farmasi 38 orang, keperawatan gigi sebanyak 6 orang dan Analis Kesehatan sebanyak 11 orang serta Usaha Perjalanan Wisata sebanyak 9 orang.

“Praktek kerja Industri (Prakerin) merupakan kewajiban yang harus diikuti oleh siswa SMK untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di sekolah. Mereka melakukan Prakerin di sejumlah Rumah Sakit, Klinik, Panti Jompo, Apotik, Perusahaan Obat dan Industri Pariwisata yang akan berlangsung selama 3 bulan di daerah Sumbar dan Riau,” jelasnya.

SMK Genus, lanjut Defi, telah menamatkan dua angkatan yang saat ini telah bekerja pada dunia industri dan tak sedikit yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri dan swasta. Ia pun optimis lulusan SMK Genus siap bersaing di dunia kerja, apalagi kedepan Bukittinggi akan memiliki RSUD.

“Dengan adanya perencanaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah oleh Pemerintah Kota Bukittinggi, kita berharap kepada pemko kiranya nanti dapat menampung tenaga kerjanya tamatan dari SMK Genus,” harapnya.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, berpesan selama melakukan prakerin nantinya para pelajar senantiasa menjaga perilaku dan sikap sebagai seorang pelajar. Selain membawa nama sekolah, mereka pun tentunya membawa nama Bukittinggi.

“Ilmu itu terus berkembang maka teruslah membaca kalau tidak kita akan ketinggalan, teruslah berinovasi, bekerjalah dengan baik, hargailah teman dan orang tua, jangan pernah merasa pintar dan belajarlah terus, semoga sehat – sehat selalu dan kembali ke sekolah nantinya juga dalam keadaan sehat,” ujarnya.

(Ophik)

To Top