Kaba Tausyiah

Shalat Tepat Waktu, Fondasi Kekuatan Iman di Bulan Ramadhan

Lubukbasung, kaba12 — Ramadhan sering membuat masjid lebih ramai. Shaf tarawih penuh, tilawah menggema, suasana ibadah terasa hidup. Namun ada satu hal yang tak boleh luput dari perhatian, yaitu shalat lima waktu tetap menjadi fondasi utama.

Jangan sampai semangat tarawih tinggi, tetapi shalat wajib masih ditunda – tunda. Sebab kekuatan iman dibangun dari yang wajib terlebih dahulu, baru kemudian yang sunnah menyempurnakan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an :

اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

Artinya :” Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang – rang yang beriman,” (QS. An-Nisa: 103)

Ayat ini menegaskan bahwa shalat memiliki waktu yang telah ditetapkan, artinya disiplin dalam shalat bukan pilihan, melainkan perintah. Ketika seseorang menjaga waktunya, ia sedang melatih kedisiplinan iman dan menegaskan prioritas hidupnya.

Rasulullah SAW ketika ditanya oleh salahseorang sahabatnya tentang amalan yang paling dicintai Allah SWT, dalam hadist disebutkan :

سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ العَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ؟ قَالَ: «الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا

“Aku bertanya kepada Nabi, Amalan apakah yang paling dicintai Allah? Beliau menjawab, Shalat pada waktunya.” (HR. Bukhari no.527 dan Muslim no.85”

Ramadhan 1447 H adalah kesempatan empas untuk memperbaiki kualitas shalat. Bukan hanya tepat waktu, tetapi juga tepat hati seperti khusyuk, tenang, dan penuh kesadaran. Sujud bukan sekedar gerakan, melainkan momen terdekat seorang hamba dengan tuhannya.

Jika shalat sudah terjaga, insyaAllah ibadah lainnya akan mengikuti. Karena shalat adalah tiang agama. Dan tiang yang kokoh akan menjaga bangunan iman tetap berdiri tegak, bukan hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga setelahnya-.

(TAUFIQ)

0Shares
Shalat Tepat Waktu, Fondasi Kekuatan Iman di Bulan Ramadhan
To Top