BPBD Kab. Agam

Sempat Kecolongan, BPBD Agam Bangun Posko Siaga di Pantai Tiku

Posted on

Tiku, kaba12 — Setelah sempat kecolongan adanya informasi orang hilang yang dugaan awalnya hanyut ditelan ombak namun akhirnya ditemukan di rumahnya di Kampuang Pili, Jorong Pasar Bawan, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari karena diantar warga Tiku.

BPBD Agam yang “kecolongan”karena informasi terlambat, karena posko siaga yang biasanya dibangun sebelum lebaran di kawasan Pantai Pasie Tiku, namun dalam suasana libur lebaran tahun ini berbeda. Bahkan, posko siaga bencana ditempatkan di Mako BPBD Agam yang menjangkau wilayah Barat Kabupaten Agam.

Namun, dampak orang hilang yang akhirnya ditemukan selamat di rumahnya itu, membuat tim KL BPBD Agam berinisiatif membangun posko siaga di kawasan pantai Pasie Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, terhitung mulai Rabu, (2/4).

Informasi yang diperoleh kaba12 di lapangan, posko siaga itu dibangun, dampak “kecolongan”BPBD Agam yang awalnya tidak responsive terhadap potensi kondisi yang bakal terjadi saat ribuan warga membanjiri kawasan wisata di pesisir pantai Tanjung Mutiara itu.

Saat ditanyai kaba12, Selasa, (1/4) malam, menyusul informasi 3 orang hilang itu, dan baru direspon Rabu, (2/4) siang, Budi Perwira Negara, Kalaksa.BPBD Agam menyebutkan, pihaknya menggeser posko utama di Mako BPBD Agam, menjadi posko siaga di Pantai Pasie Tiku.

Pembangunan posko ini, untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi merugikan para pengunjung, termasuk memantau aktivitas warga yang menikmati libur lebaran saat ini.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, tim KL BPBD Agam yang sejak Rabu pagi berinisiatif membangun posko siaga, sudah bergerak membawa seluruh perangkat pengamanan dan penyelematan, termasuk membangun tenda khusus.

“ Kita sudah siagakan personil, tenda posko sudah dibangun dan armada serta perangkat penyelamatan sudah siaga di pantai Pasie Tiku, “ungkap Kabid.KL BPBD Agam Ichwan Pratama Danda didampingi Deki Wahyudi personil KL BPBD Agam.

Disisi lain, saat ini masih belum jelas pola dan strategi BPBD Agam terkait pengamanan dan pelayanan terhadap pengunjung di berbagai objek wisata lain yang potensial dibanjiri ribuan warga, baik kawasan Danau Maninjau, kawasan Matur, dan berbagai titik lain.

Beberapa sumber kaba12 menyebutkan, beberapa tahun terakhir aktivitas dan reaktivitas BPBD Agam terjun bebas, karena ditengarai tidak diurus dengan baik oleh orang-orang yang paham akan kondisi lapangan, termasuk kondisi keuangan daerah dan personil yang minim,termasuk kondisi ditingkat internal yang “berantakan”.

Kondisi itu diduga, membuat BPBD Agam yang dulunya sangat terkenal di Indonesia dalam kaitan penanganan bencana, kini nyaris tak mendapat perhatian.

(HARMEN)

Populer

Exit mobile version