Kaba Terkini

“Save Al-Aqsa”, Pemerintah Indonesia Surati Amerika Serikat

Jakarta, KABA12.com — Pemerintah Indonesia meminta Amerika Serikat untuk mendesak Israel agar menghentikan tindakan kekerasan dan pembatasan beribadah di Masjid Al-Aqsa, Jerusalem.

Permintaan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson melalui sambungan telepon.

“Indonesia sangat khawatir dengan semakin memburuknya situasi di kompleks Masjid Al-Aqsa,” ujar Retno seperti dikutip Kompas.com, Minggu (23/07).

Tindak kekerasan oleh pihak keamanan Israel dalam beberapa waktu terakhir telah mengakibatkan tiga korban meninggal dan lebih dari 100 korban luka-luka, hingga menimbulkan ketegangan dan sangat membatasi kegiatan beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Dalam komunikasi tersebut, Tillerson menyampaikan bahwa pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Yordania, Palestina dan Israel.

“Menlu AS sepakat dengan Indonesia mengenai pentingnya mencegah meningkatnya eskalasi di Kompleks Masjid Al-Aqsa. Menlu AS juga menegaskan agar status quo terkait status kompleks Masjid Al-Aqsa juga penting untuk tetap dipelihara,” tuturnya.

Selain dengan Menlu AS, Retno juga melakukan komunikasi intensif dengan Menlu Yordania, Palestina, Turki, serta Sekretaris Jenderal OKI agar situasi di Kompleks Al-Aqsa tidak memburuk dan kegiatan beribadah dapat segera dipulihkan.

“Intensitas diplomasi Indonesia juga ditingkatkan di beberapa perwakilan, antara lain di Baku, Amman, Washington DC dan New York guna mengirim pesan yang kuat dan menyampaikan posisi Indonesia mengenai situasi di Kompleks Masjid Al-Aqsa,” kata Retno.

Polisi Israel tidak mengizinkan pria Muslim berusia di bawah 50 tahun untuk masuk ke kompleks masjid Al-Aqsa, setelah dua polisi Israel ditembak tiga pria Arab beberapa waktu lalu.

Warga Palestina sedang bersiap melakukan demonstrasi terbaru untuk memprotes langkah-langkah Israel membatasi akses ke tempat suci yang berada di wilayah okupasi di Jerusalem Timur itu.

(Dany)

To Top