Kaba Terkini

Rusdy Nurman: Multiplier Effects TdS Datangkan Income Bagi Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi dukung penuh ditunjuknya kota Jam Gadang itu sebagai grand finish TdS 2017.

Politisi demokrat itu berharap banyak, seremonial yang  dipersiapkan pemerintah kota untuk memeriahkan event balap sepeda Internasional itu akan memicu timbulnya kegiatan lain (multiplier effects) yang akan mendatangkan pemasukan bagi kota Bukittinggi.

“Bukittinggi ditunjuk sebagai grand closing finish TdS tahun ini, dan pemerintah melalui OPD terkait akan menggelar ceremonial yang luar biasa untuk kegiatan itu. DPRD khususnya Komisi III, mendukung penuh, dengan catatan hal itu ada multiplier effects yang akan mendatangkan pemasukan bagi kota Bukittinggi,” ujar Rusdy Nurman Ketua Komisi III DPRD kota Bukittinggi, pada KABA12.com, Selasa (08/08) sore.

Ia menjelaskan, untuk memeriahkan grand closing finish TdS tahun ini, Pemko Bukittinggi dengan OPD nya telah menyiapkan berbagai macam kegiatan, termasuk mendatangkan artis Ibukota seperti Judika, orkes musik Purwacaraka, festival multi etnis dan festival pencak silat internasional.

“Untuk Tour de singkarak pemerintah kabupaten kota juga ikut menyumbangkan dana untuk terselenggaranya event ini. Sebelumnya Bukittinggi telah menganggarkan Rp. 600 juta, namun karena seremonial digelar lebih meriah anggarannya ditambah dalam anggaran perubahan menjadi Rp 1,7 milyar. Namun hal itu masih belum finishing, kita masih menunggu keputusan dari pemerintah provinsi dan pusat,” jelasnya.

Lebih lanjut Rusdy Nurman menyebutkan, TdS tahun 2017 masih dibiayai dana APBN dan APBD, namun di tahun 2018 TdS akan dibiayai penuh oleh kabupaten/kota jika masih akan menggelar Tour de Singkarak.

“Kita berharap pemko bisa menjadikan kegiatan ini benar-benar dapat dinikmati masyrakat, untuk itu kita juga mengusulkan untuk memaksimalkan jalur TdS di dalam kota Bukittinggi sebelum garis finish,” ulasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bukittinggi pada KABA12.com sebelumnya, Erwin Umar mengatakan pihaknya telah membicarakan pada EO Tour de Singkarak untuk mengadakan sirkuit city sebelum finish yang dilakukan di Jalan Sudirman dekat lapangan Wirabraja Kodim 0304 Agam.

Erwin Umar berharap event balap sepeda internasional ini memberi efek yang banyak bagi warga kota, “multi efek dari kegiatan ini yang kita harapkan, promosi daerah, sewa kamar hotel, penjualan handycraft dan kegiatan ekonomi lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga : Tour de Singkarak 2017 Diundur

Event bergengsi TdS 2017 yang terdiri dari 9 etape tersebut akan digelar 18-26 November mendatang. Sebelumnya Tour de Singkarak tersebut  telah dijadwalkan pada 10-18 Oktober 2017, namun diundur menjadi bulan November.

Bukittinggi sebagai grand closing finish berada pada etape terakhir (sembilan) dengan rute start dari kabupaten Pasaman yang memiliki jarak tempuh kurang lebih 90 Km.

(Jaswit)

To Top