Sumatera Barat

Ruas Kelok 44 Makin Memprihatinkan, Jalan Rusak Parah, Rumput Liar Tutupi Badan jalan

Posted on

Foto - Foto : Dokumen

Maninjau, kaba12 — Kondisi jalan provinsi wilayah Kecamatan Banuhampu, IV Koto, Matur, Tanjung Raya dan Lubukbasung makin memprihatikan. Upaya perbaikan yang diharapkan warga khususnya pengguna jalan menjelang hari raya Idul Fitri tahun ini, masih diragukan, pasalnya hingga Senin, (9/3/2026) masih belum terlihat adanya tanda-tanda aka nada perbaikan yang memadai.

Seperti halnya khusus di ruas jalan Kelok 44 yang makin memprihatinkan.Selain kondisi badan jalan yang banyak berlobang, reruntuhan akibat longsor, sehingga jalur jalan yang sempit, kian mengecil, termasuk rerumputan liar yang tidak terurus juga telah menutupi sebagian badan jalan sehingga dirasakan sangat membahayakan para pengendara, apalagi pengendara sepeda motor.

Bahkan, kawasan Kelok 44 yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata di Kabupaten Agam ini merupakan jalur yang cukup ramai dilalui masyarakat dan pejabat daerah itu, saat ini seakan kehilangan marwahnya sebagai ikon wisata Indonesia.


Baca Juga : Jawab Keluhan Pengguna Jalan, UPTD Jalan Provinsi Akan Benahi Ruas Simpang Gudang-Padanglua


Informasi yang diperoleh kaba12, dari para pengguna jalan, kondisi jalan yang ruas, diperparah semakin rimbunnya rumput-rumput liar yang tumbuh di kiri -kanan jalan, makin mempersempit ruas jalan yang kecil, sehingga semakin membahayakan pengguna jalan.

Seperti dikeluhkan Ronal, salah seorang pengendara sepeda motor yang melintasi Kelok 44, mengaku kondisi rumput yang menjalar hingga ke badan jalan sangat berbahaya bagi pengguna jalan, “saya sempat berpapasan dengan mobil, dan mata saya hampir tertusuk rumput liar yang sudah menutupi sebagian jalan. Untungnya saya menggunakan helm,” ujar Ronal.

Disebutkan Ronal, jika kerusakan jalan akibat longsor yang terjadi beberapa waktu lalu masih dapat dimaklumi, karena proses perbaikannya tentu membutuhkan waktu, perencanaan serta biaya yang tidak sedikit.

Namun menurutnya, pekerjaan rutin seperti membersihkan rumput di pinggir jalan dan menambal jalan yang berlubang seharusnya tidak terlalu lama dibiarkan dan harusnya dapat segera dilakukan pembenahan.

“Kondisi jalan yang longsor mungkin butuh proses untuk diperbaiki. Tapi kalau sekadar membabat rumput dan menambal lubang jalan, seharusnya itu bisa dilakukan dalam waktu dekat,” sebutnya.

Ronal menyebutkan bahwa jalan tersebut merupakan jalur yang sering dilalui oleh pejabat daerah, termasuk Bupati Agam, Wakil Bupati Agam, Anggota DPRD Agam, serta sejumlah pejabat lainnya ketika melakukan perjalanan ke pusat Kabupaten tersebut.

Karena itu, masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut demi keselamatan para pengguna jalan.-

Keluhan serupa banyak disampaikan warga,tidak hanya kepada kaba12, tapi juga terus menjadi informasi hangat di berbagai platform media sosial. Namun, hingga upaya pembenahan masih belum terlihat oleh Pemprov. Sumbar.

HARMEN)

Populer

Exit mobile version