Kapau, kaba12.com — Warga sepanjang ruas jalan Simpang Sawah Dangka- Simpang Tugu, jorong Tabik, nagari Kapau, kecamatan Tilatang Kamang, ikhlaskan lahan mereka untuk dibebaskan dalam rangka pembangunan dan pengaspalan yang akan dilakukan tahun ini.
Pengaspalan ruas jalan tersebut sudah sangat lama didambakan masyarakat setempat, karena menjadi ruas utama yang akan memudahkan arus transportasi di kawasan itu.
Hal itu terungkap dalam pertemuan lanjutan rencana pengaspalan jalan tersebut, Minggu,(17/3) di Balai Adat Nagari Kapau, antara masyarakat dengan pelaksana kegiatan pengaspalan jalan kabupaten yang ada di nagari kapau.
Pertemuan yang dihadiri kepala DPUTR Agam, kepala PERKIM Agam, camat Tilatang Kamang Ade Harlien, Wali Nagari Kapau Zulkarnaini, Bamus, KAN, Ketua lembaga Nagari dan masyarakat yang terdampak kegiatan tersebut.
Pertemuan tersebut, bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan keterangan langsung dari pejabat pembuat kebijakan sehingga dari hasil pertemuan tersebut masyarakat paham dan mengerti manfaat kalau jalan itu diperbaiki serta diperlebar.
Walinagari Kapau Zulkarnaini dalam pertemuan itu mengatakan, ruas jalan yang akan dikerjakan harus diperlebar jalan tersebut menjadi 8 meter, karena selama ini jalan yang ada tidak memadai.
Disebutkan, ruas jalan tersebut sudah harus diperlebar, mengingat saat event tertentu, seperti saat ruas lebaran jalan tersebut sudah menjadi jalan alternatif bagi masyarakat dari dan ke Pekanbaru.
” Jika ruas jalan tersebut sudah lebar, maka arus transportasi akan lebih lancar dan akan bisa menunjang wisatawan yang datang ke nagari Kapau dan wilayah Tilatang Kamang sesuai rencana pengembangan potensi wisata yang tengah dilakukan,” sebut Zulkarnaini.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai hal terkait dengan pelebaran jalan tersebut, masyarakat dengan sukarela akan menyerahkan tanahnya untuk pelebaran jalan tersebut.
Bahkan masyarakat sangat mendukung jika kegiatan pengaspalan dan pelebaran jalan itu bisa segera direalisasikan.
Bahkan, beberapa warga setempat menyatakan siap secara ikhlas menyerahkan lahan mereka tanpa ganti rugi,” mudah-mudahan menjadi amalan disisi Allah, SWT dan bermanfaat untuk orang banyak,” sebut beberapa warga.
HARMEN/EDI NARAM