Lubukbasung,kaba12 — Respon informasi warga menyusul kondisi nenek Mardini, (83), warga Jorong Parik Panjang, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung, yang hanya bisa tergolek lemah, karena sakit dan hanya beringsut di dalam rumah, Camat Lubukbasung Ricky Eka Putra bersama unsur terkait langsung bereaksi cepat.
Bahkan, Camat Lubukbasung Ricky Eka Putra yang langsung berkoordinasi dengan Wali Nagari Lubukbasung Darma Ira Putra, yang langsung membawa tim Lubukbasung Peduli, masing-masing Wali Jorong Parik Panjang, Wali Jorong Sungai Jariang, Wali Jorong Balai Ahad, Kasi.Trantib Lubukbasung Fadhly, A, perangkat nagari Lubukbasung, bahkan sengaja membawa serta Fadhly,S, Kabid.Pendidikan Dasar Disdikbud Agam, termasuk tim Dinas Sosial Agam yang dipimpin Hasneril, Kabid.Rehabilitasi Sosial Dinsos Agam bersama Hamid, Pendamping Sosial PKH Nagari Lubukbasung, mendatangi kediaman Nenek Mardini.

Kedatangan mendadak rombongan Lubukbasung Peduli itu, yang membuat “kaget” keluarga nenek Mardini bahkan warga Parik Panjang yang menyampaikan apresiasi respon cepat pemerintah itu, terkait kondisi sang nenek, usai diberitakan media kaba12.
Di kediaman Nenek Mardini, Camat Lubukbasung Ricky Eka Putra, Wali Nagari Lubukbasung Darma Ira Putra, Fadhly, S,Kabid.Dikdas Disdikbud.Agam dan Hasneril, Kabid.Rehsos Dinsos Agam , disambut Ratnawitri, anak Nenek Mardini, yang sehari-hari bertugas sebagai petugas kebersihan di SDN 15 Lubukbasung.

Kepada keluarga Nenek Mardini, Camat Lubukbasung itu menyebutkan, kedatangan pihaknya untuk meninjau langsung kondisi sang nenek, merespon pemberitaan di media kaba12, dan berupaya bersama unsur terkait mencari solusi untuk membantu sang nenek.
Disebutkan, hasil koordinasi pihaknya dengan Walinagari Lubukbasung, hingga saat ini Nenek Mardini, tidak terdata sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah, karena terdata sebagai warga di posisi Desil 6-10 ( kategori mampu), yang menurutnya mesti dikoreksi dan ditinjau ulang, sesuai dengan fakta yang ditemui pihaknya, “kami berharap, peninjauan itu bisa segera ditindaklanjuti, “sebut Ricky Eka Putra.

Menanggapi hal itu, Darma Ira Putra, Walinagari Lubukbasung, menyebut pihaknya sudah mendapat laporan dari Pendamping Sosial PKH dan Walijorong Parik Panjang, sepakat untuk meninjau hal itu dan akan segera menindaklanjutinya, “kita akan proses segera, dan akan diusulkan ke pemerintah pusat, “sebutnya.
Sementara menurut Hasneril, Dinsos Agam memberi perhatian khusus terhadap kondisi warga yang perlu mendapat perhatian, termasuk nenek Mardini, “kita berharap,koreksi data penerima bansos untuk nenek Mardini, bisa segera direalisasikan pemerintah nagari pada pemerintah pusat,dan kita berharap, hal itu bisa direspon cepat oleh pemerintah pusat, “sebut Kabid.Rehsos Dinsos Agam itu.

Dalam peninjauan ke kediaman nenek Mardini itu, seluruh unsur sengaja membawa bantuan, baik camat Lubukbasung, yang membawa sembako, kasur, dan kebutuhan lain, juga walinagari Lubukbasung dan tim Dinsos Agam yang sengaja menyerahkan bantuan permakanan untuk sang nenek yang hanya bisa tersenyum dan mengangguk saat rombongan menyapanya.
(HARMEN)