Kaba Pasaman

Respon Aspirasi Warga, Beny Utama : Kesehatan-Pendidikan Fokus Utama

Pasaman, kaba12.com — Aspirasi yang disampaikan langsung masyarakat pada bupati Pasaman H.Beny Utama yang memimpih TSD ke Masjid Nurul Ikhwan. Kampung Tongah, Jorong Petok Timur, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Selasa (11/4) lalu, langsung direspon.

Bahkan, Bupati Pasaman H.Beny Utama, menegaskan, tugas utama pemerintah itu adalah melayani dan memenuhi hak-hak dasar masyarakat yang dilayaninya.

Bupati menegaskan, membangun akses jalan, sarana pendidikan, kesehatan, air bersih dan fasilitas umum lainnya,menjadi perhatian utama sesuai dukungan anggaran daerah.

Dijelaskan, khusus bidang kesehatan, Pemkab. Pasaman tahun 2022 menyediakan layanan kesehatan gratis bagi seluruh jiwa masyarakatnya, melalui asuransi BPJS senilai Rp.56 milyar, yang bersumber sepenuhnya dari APBD Kabupaten Pasaman dan untuk memberi kemudahan bagi masyarakat, diluncurkan program satu jorong satu polyndes, untuk  mendekatkan pelayanan kepada warga. 

“Di Kabupaten Pasaman ada 225 jorong, 105 diantaranya sudah ada polyndes, dan 120 jorong lagi belum. Secara bertahap, tahun ini kita bangun 72 polyndes, dengan target diakhir masa jabatan saya, seluruh jorong di Pasaman sudah berdiri masing-masing satu polyndes. Tidak ada alasan bagi masyarakat Pasaman untuk tidak berobat bila sakit, karena biayanya sudah ditanggung pemerintah, “ tegasnya.

Ditambahkan, pihaknya berharap masyarakat bisa memaanfaatkan layanan berobat gratis. Jika tidak sembuh di polyndes, pergi ke puskesmas. Jika tidak sembuh juga, berobat ke Rumah Sakit daerah Lubuksikaping, dan jika butuh penanganan lebih lengkap dirujuk ke rumah sakit Ahmad Mukhtar, atau M. Djamil di Padang.

Bidang Pendidikan, ulas Beny Utama, tidak ada alasan bagi anak-anak Pasaman untuk tidak sekolah, karena biaya bersekolah sudah ditanggung pemerintah daerah dengan program Pasaman Cerdas. 

“Mulai awal tahun 2022 ini, anak-anak Pasaman gratis bersekolah sampai pendidikan tingkat SLTA. Dan bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, disediakan bantuan uang kuliah Rp.1 juta per-bulan, program peningkatan kualitas guru untuk meningkatkan mutu pendidikan, yang dibiayai hampir Rp.3 milyar tahun ini,” jelas Benny Utama.

Selanjutnya, atas permintaan masyarakat,  Bupati Pasaman minta Baznas untuk membantu bedah rumah tidak layak hun di Jorong Petok Timur. “Jumlah bantuan Rp.15 juta per-rumah, namun harus ada partisipasi dari masyarakat. Karena sifatnya bantuan stimulan, maka harus ada partisipasi dan swadaya tambahan dari masyarakat secara bergotong royong,” jelas bupati Pasaman itu lagi.

HARMEN

0Shares
To Top