Kaba Kuliner

Gulai Cubadak Kicuah, Bikin Mata Tertipu

Pernahkah anda tertipu oleh makanan? Di kabupaten Agam, Sumbar, ada satu makanan yang berbahan dasar nangka muda namun memiliki rasa seperti rendang daging.

‘Cubadak Kicuah’ merupakan makanan khas yang dapat menipu mata, juga lidah penikmatnya.

Asal nama Cubadak Kicuah bermula karena orang sering terkecoh (ta-kicuah) yang semula mengira makanan itu rendang daging, yang ternyata berbahan nangka.

Gulai cubadak atau gulai nangka, merupakan makanan khas di Minangkabau. Di Nagari Salingka Danau Maninjau, kuliner yang satu itu erat kaitannya dengan kegemaran masyarakat menggulai nangka yang kemudian di kreasikan atau diolah dengan cara baru mirip memasak rendang.

Dari kreasi itu akhirnya muncul makanan baru yang diberi nama Cubadak Kicuah.

Gulai cubadak selalu ditemui saat prosesi adat dan pernikahan di Nagari Salingkar Danau Maninjau. Walau memiliki rasa yang nikmat, masakan yang satu itu memiliki kelemahan yaitunya tidak bisa disimpan dalam waktu lama.

Mengatasi itu, masyarakat setempat mengawetkan gulai dengan cara mengeringkan kuah sehingga menyerupai rendang, itulah sejarah awal lahirnya cubadak kicuah.

Lambat laun, timbul cara baru memasak nangka menggunakan bumbu rendang sehingga menghasilkan rasa yang mirip rendang.

Jika dimasak kering seperti rendang, bumbu meresap ke dalam nangka, membuat rasa yang dihasilkan lebih nikmat mirip rasa rendang. Sebelumnya, pengeringan gulai cubadak mulai berubah menjadi makanan khas utuh. Bahkan masyarakat mulai membuat dalam porsi besar untuk dinikmati bersama nasi.

Jika dikeringkan sempurna, cubadak kicuah bisa tahan selama satu bulan. Sajian gulai cubadak sebagai makanan wajib, pada prosesi upacara adat lamban laun mulai tergeser dengan hadirnya cubadak kicuah. Masyarakat lebih suka menghidangkan cubadak kicuah karena rasa yang di hasilkan lebih enak dan lebih disukai masyarakat.

(berbagai sumber/*)

To Top