Bukittinggi, KABA12.com — Persatuan Wanita Kurai (PWK) gelar pertemuan silaturrahmi dengan tema “Baiyo Iyo Badunsanak”. Kegiatan itu dilaksanakan di Balai Adar Pakan Kurai, Sabti (30/11).
Ketua PWK, Ny.Dra. Zul Zetri Iskandar, menyatakan, kegiatan ini sengaja dilaksanakan di pakan kedua. Artinya, hari pakan kedua yaitu Sabtu dan berada di lokasi Pakan Kedua di Kurai Limo Jorong yaitu Pakan Kurai setelah Pakan Labuah menjadi pakan pertama.
“Kami ingin mengembalikan fungsi wanita Kurai. PWK tentu dapat menjadi fasilitator dalam mengayomi wanita Kurai itu. Salah satu upaya, PWK Kurai Limo jorong membuat sistem sehingga dapat mempertahankan marwah sebagai padusi Kurai,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Penasehat GOW Kota Bukittinggi, Yesi Endriani Ramlan, menyampaikan, peran PWK sangat penting dalam mengayomi wanita Kurai. Sehingga organisasi PWK diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah untuk mengembalikan budaya Kurai yang sebenarnya.
“Lain lubuak lain ikan nyo, lain ladang lain bilalang. Di Minangkabau ini banyak adat yang beragam yang sangat perlu dilestarikan. Dimana adat kita wajib kita pertahankan sehingga kita tidak terguras oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk kelak kita turunkan untuk anak cucu kita kelak,” ungkapnya.
Maka sebagai Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang, lanjut Yesi, tentunya harus dapat menggali dan membudayakan kembali adat-adat di Kurai Limo Jorong yang semuanya memiliki falsafah dan arti sendiri. Contohnya, tentang pelaksanaan pernikahan dimana pelaminan tidak boleh di luar rumah/di labuah tapi kembalikanlah pelaminan di dalam rumah.
“Saya sarankan bagi warga kita yang berumah kecil dapat kita rangkul dan pinjamkan gedung terdekat melalui Persatuan Wanita Kurai untuk baralek agar pelaminan di pasang di dalam ruangan dan gezah tentang sakralnya prosesi adat kembali seperti zaman dulu ke budaya asli kita di Kurai Limo Jorong,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Yesi mengatakan, sebagai menantu orang Kurai, ia sangat bangga bisa menjadi bagian dari keluarga kurai ini. “Karena memang adat Kurai Limo Jorong sangat kental dan marwah dsri rumah adat Kurai sangat jelas,” pungkasnya.
(Ophik)