Kaba Bukittinggi

Progres Pembangunan Rusunawa Masih 32%

Bukittinggi, KABA12.com — Sejak peletakan batu pertama pada 10 September 2019 lalu, pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) di kelurahan Bukik Apik Puhun, Bukittinggi terus berjalan. Memasuki akhir Oktober 2019, progres pembangunan mencapai angka 32%.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, rusunawa ini akan dibangun tiga lantai dengan 42 unit melalui dana APBN Rp 15 milyar lebih. Lantai 1, 10 unit, lantai 2, 16 unit dan lantai 3, 16 unit. Ditargetkan, pembangunan rusunawa dilaksanakan selama 100 hari kerja, sampai Desember 2019.

“Dari penjelasan MK, pembangunan rusunawa hingga akhir Oktober ini, baru mencapai 32%. Ini tentu butuh percepatan, karena kontrak kerja sampai akhir Desember 2019. Mudah mudahan dapat segera diupayakan,” ungkap Ramlan.

Wako menambahkan, rusunawa ini, dibangun dengan luas 36 m² per unit dan dilengkapi dengan kasur serta kursi tamu. Pada lantai 1 terdapat 6 unit untuk masyarakat difabel, 1 aula, 1 mushalla, 1 minimarket dan 1 ruang pemasaran.

“Rusunawa ini dibangun diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Warga yang memiliki penghasilan di bawah UMR, tujuannya untuk memberikan kesempatan yang ekonominya masih tergolong menengah ke bawah untuk mendapatkan hunian yang layak,” jelas Ramlan.

Selain pembangunan rusunawa, di lokasi ini juga sedang dilaksanakan pekerjaan pematangan lahan dengan dana dari APBD Bukittinggi sebesar Rp 920 juta lebih. Pematangan lahan, dilakukan sebagai pembatas lahan yang akan digunakan untuk pembangunan rusunawa ini.

“Semoga pelaksana dapat mengerjakan pembangunan ini sesuai target dan rusunawa dapat pula segera ditempati oleh para masyarakat,” tegas Walikota.

(Ophik)

To Top