Pariwara Pemkab Agam

Program Unggulan Agam Sejahtera, Sawah Pokok Murah ( SPM ) Solusi Ketahanan Pangan di Kabupaten Agam

Lubukbasung,kaba12 — Sejak dilantik sebagai Bupati-Wakil Bupati Agam periode 2025-2030, pasangan H.Beni Warlis Dt.Tan Batuah dan H.M. Iqbal, sudah merancang berbagai rencana strategis dan program unggulan yang diyakini akan menjadi penopang upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, kemajuan pembangunan di berbagai aspek, termasuk infrastruktur dan berbagai agenda sosial-pendidikan yang sasaran akhirnya terwujudnya Agam sejahtera yang madani.

Beberapa program unggulan yang diapungkan Bupati Agam terutama Sawah Pokok Murah (SPM), Bangkik Nagari Surau, Nagari Creative Hub, yang meramu berbagai target dan misi daerah dalam program Agam Religius, Agam Sehat, Agam Cerdas, Agam Melayani dan Agam Sejahtera, yang notabene-nya diarahkan untuk merealisasikan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu program yang menjadi sorotan public adalah Sawah Pokok Murah ( SPM ) yang masuk dalam program Agam Sejahtera. Program ini,mulai menjadi ikon dalam berbagai agenda perbincangan masyarakat, tidak hanya kalangan petani yang menjadi lokus program, tapi para tokoh masyarakat yang menyorot progul SPM dari berbagai sisi.

“Alhamdulillah, progul SPM menjadi perhatian dan sorotan dari banyak pihak. Dan hal ini menjadi pertanda bahwa apa yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Agam menjadi perhatian. Ini awal yang bagus untuk kepentingan masyarakat, “sebut Bupati Agam H.Beni Warlis kepada kaba12.

Dijelaskan Beni Warlis, progul SPM muncul setelah pihaknya bersama tim bidang pertanian melakukan kajian secara teknis, terutama menyikapi perkembangan era global dan pengaruhnya terhadap kondisi pertanian, baik kondisi tanah, udara dan aspek lain, yang membutuhkan solusi yang pas untuk membangunkan kembali potensi pertanian yang alami.

Progul SPM, ulas Beni Warlis bukan muncul tiba-tiba, karena pihaknya sudah sejak lama melakukan pembahasan, analisa, survei bahkan melakukan uji coba di beberapa lokasi, yang hasilnya efektif dalam menjawab harapan para petani, khususnya dalam aspek pembiayaan, aspek potensi serangan hama, aspek minimnya aliran irigasi dan berbagai hal lain, yang intinya akan memberikan kemudahan bagi pengelolaan areal pertanian khususnya tanaman padi dengan biaya yang relative murah.

Kenapa harus Sawah Pokok Murah, ulas Bupati Beni Warlis. Dijelaskan, dalam perkembangan kondisi terlihat, banyak hal yang menjadi kajian pihaknya untuk mendorong terealisasinya SPM. Tidak hanya pengaruh kondisi perekonomian global, juga dampak mahalnya harga pupuk, sementara pupuk bersubsidi justru kerap menjadi kendala terealisasi nyata lapangan karena aksi beberapa pihak yang menjadi keuntungan pribadi.

Selain itu, pembiayaan yang tinggi dalam proses penanaman dan pemeliharaan lahan hingga masa panen, serta berbagai aspek lain, yang justru berdampak akan tingginya biaya operasional bagi petani, “kita memutar pemikiran untuk mencari solusi terbaik. Karena saya orang pertanian, tentu harus lebih memahami dan menguasai hal-hal yang berkaitan dengan dunia pertanian, dan SPM menjadi salah satu jawaban dari keluh kesah petani selama ini, “tegasnya.-

Bahkan, Bupati Beni Warlis meyakinkan, bahwa SPM menjadi salah satu solusi untuk program ketahanan pangan yang akan dijabarkan di seluruh wilayah nagari di Kabupaten Agam, yang disesuaikan dengan kondisi lahan yang ada, “ini berupaya maksimal melakukan berbagai upaya, agar SPM betul-betul memberi dampak terhadap petani, sehingga target ketahanan pangan bisa betul-betul terwujud, “ujarnya.(HARMEN)

Sawah Pokok Murah Untuk Agam Sejahtera

Lubukbasung,kaba12Program Sawah Pokok Murah yang masuk dalam progul Agam Sejahtera menjadi salah satu agenda prioritas yang saat ini menjadi agenda prioritas Pemkab.Agam. Selain persiapan di lapangan menjelas peluncuran program tersebut, berbagai hal berkaitan dengan regulasi, proses aktivitas, sosialisasi dengan kelompok tani, cadangan lahan yang akan dijadikan lokasi percontohan di setiap nagari,serta aspek lain saat ini tengah dilakukan secara simultan oleh seluruh jajaran terkait.

Bupati Agam pun, tengah melakukan berbagai langkah untuk meminta dukungan dari pemerintah propinsi dan pemerintah pusat, tidak hanya berkaitan dengan regulasi, tapi dukungan kajian teknis, karena diyakini SPM menjadi salah satu solusi ditengah beragam dampak kondisi yang dialami para petani saat ini.

Bahkan, Bupati Agam H.Beni Warlis untuk memaksimalkan sosialisasi program SPM, diminta menjadi pembicara di berbagai lembaga, termasuk di Universitas Andalas Padang, di forum Pemprov.Sumbar, dan berbagai tempat lain, yang intinya secara bertahap, SPM sudah menjadi bagian dari perbincangan yang tinggal pengelolaan dan optimalisasi, “istilahnya, program kita sudah direspon public, “ungkap Satria, Kadinas Kominfo Agam saat berbincang bersama kaba12 dengan Bupati Agam terkait masalah SPM tersebut.

Secara khusus, Bupati Agam juga sudah berdiskusi secara mendalam dengan Wakil Gubernur Sumbar .Bahkan, berbagai hal dibahas, tidak hanya program SPM, tapi juga langkah-langkah yang dilakukan Pemkab.Agam dalam pengendalian distribusi bersubsidi yang tengah diperketat oleh jajaran terbaik di daerah ini.

Merespon hal itu, Wagub Sumbar Vasko memberi apresiasi dan menyebut akan meninjau langsung beberapa titik SPM yang sudah digarap oleh kelompok tani bersama pemerintah nagari di Kabupaten Agam. Bahkan, Wakil Gubernur Sumbar tersebut, meyakini mendorong pemerintah pusat untuk memantau SPM bahkan akan dijadualkan kunjungan beberapa pejabat dan petinggi negara yang khusus meninjau dan menganalisa program SPM tersebut dalam waktu dekat.

“Optimis, dengan dukungan semua elemen yang ada, SPM akan menjawab upaya yang secara konsisten dilakukan pemerintah dalam ketahanan pangan. Bahkan, hal ini akan menjadi salah solusi untuk mewujudkan Progul. Agam Sejahtera, selain berbagai program strategis lain, “tegas H.Beni Warlis, Bupati Agam.(HARMEN)

SPM Akan Untungkan Petani,
Proses Mudah, Pokoknya Murah

Lubukbasung,kaba12 — Program Sawah Pokok Murah yang digadang-gadang akan menjadi ikon tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Agam dalam mendorong terlaksananya program ketahanan pangan, memberi kemudahan bagi para petani, dan mengembalikan unsur hara dalam tanah, setelah puluhan tahun dihantam berbagai jenis pestisida dan produk kimia yang merusak kondisi tanah bahkan kawasan sekitarnya.

Walau masih menjadi perdebatan, namun program SPM di Kabupaten Agam tetap berjalan lugas. Saat ini, Pemkab.Agam selain intensif melakukan sosialisasi lapangan, juga mendorong bergerak cepatnya program sekolah lapangan SPM yang nantinya akan menjadi motor penggerak utama program ini di lapangan.

Hingga Mei 2025, tercatat dari 16 kecamatan di Kabupaten Agam, sudah 108 hektar lahan yang mengembangkan program SPM, yang beberapa bulan mendatang, sudah akan terlihat hasilnya setelah masa panen. Walau belum ada prediksi tentang hasil produksi, namun SPM diyakini menjadi salah satu solusi penting untuk menekan biaya operasional petani dalam menggarap sawah karena beragam kemudahan dan penghematan yang dilakukan.

Bupati Agam H.Beni Warlis yang didampingi Syatria, Kadinas Kominfo Agam menjelaskan, keuntungan SPM yang digarap petani diantaranya tersedianya unsur hara yang dipenuhi pupuk kompos yang bersumber dari Jerami . Jerami menekan pertumbuhan gulma dan menjaga kelembapan saat tanah kekurangan air. Kemudian, umur pindah beni muda ke lahan pertanaman pada usia yang belum beranak pada persemaian.

Keuntungan lain, tenaga kerja yang menggarap lahan tidak harus laki-laki , karena lebih ringan dan mudah bisa digarap oleh kaum perempuan, berdampak baik pada mikroorganisme dan lingkungan karena pengkayaan bahan organic dan bisa menjadi sumber penghasilan tambahan baru karena akan berkembangnya belut dan ikan dalam sawah.

Dijelaskan Beni Warlis, SPM merupakan sistim budidaya padi sawah yang mengutamakan sumber daya lokal dengan mempertimbangkan petani dan lingkungan dengan teknik mulsa tanpa olah tanah (MTOT), yang sudah dikembangkan di Sumatera Barat sejak tahun 2021 lalu.

Disebutkan, kemudahan dan keringanan lain dalam SPM yang memakai pola MTOT tersebut, mengedepankan filosofi murah, mudah, hemat tenaga, ramah lingkungan dan produksi lebih tinggi, karena SPM tidak melakukan pengolahan lahan seperti membajak cukup membuat parit atau selokan saja.

Kemudian, tidak membakar Jerami, tetap Jerami dijadikan sebagai mulsa (penutup tanah) di bedengan, tidak melakukan penggenangan air di sawah, karena air cukup dialiri di selokan atau parit saja, beni ditanam umur 12-14 hari degan 1-2 batang benih ber lobang, dan jika menggunakan pupuk kimia, cukup sepertiga dari yang biasa digunakan.

“ Ini beragam kemudahan dan keringanan bagi para petani dalam mengelola SPM, “tegas H.Beni Warlis lagi.(HARMEN)

Sawah Pokok Murah, Komitmen Untuk Petani Sejahtera

Lubukbasung,Kaba12 — H.Beni Warlis Dt.Tan Batuah, menegaskan komitmen untuk berbuat maksimal sesuai amanah yang diembannya selaku kepala daerah dipilih oleh masyarakat Kabupaten Agam.

Salah satu komitmennya adalah untuk mendorong terealisasinya berbagai program unggulan daerah, salah satunya Agam Sejahtera, yang mencakup berbagai aspek kehidupan, tidak hanya aspek ekonomi, pengembangan potensi ekonomi baru, pengembangan dan pengelolaan berbagai komoditi, termasuk salah satunya dalam pengelolaan lahan pertanian.

Sawah Pokok Murah, sebagai salah satu program strategis 100 hari kerja yang masuk dalam program unggulan Agam Sejahtera, secara optimalkan akan disosialisasikan pada masyarakat dan pemangku kepentingan, karena diakui Bupati Agam itu, masih banyak pihak yang belum memahami secara detail terkait SPM, termasuk karena disiplin ilmu yang berbeda, sehingga upaya yang dibangun saat ini, justru akan memunculkan multi tafsir yang terkadang memunculkan opini yang berbeda.

“Saya pahami hal itu. Kami, upaya pemerintah daerah, dan saya selaku kepala daerah, tentu takkan main-main dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menjadi salah satu tanggungjawab yang harus saya pikul. Kita akan upayakan secara maksimal, dan akan dilakukan evaluasi secara konsisten. Kita berharap, dengan ikhtiar bersama, upaya mensejahterakan petani dan mewujudkan ketahanan pangan di kabupaten Agam bisa betul-betul terwujud, “harap Bupati Agam itu lagi.

Bahkan, Pemkab.Agam,melalui berbagai lembaga yang ada, akan secara konsisten melakukan berbagai upaya,baik mensosialisasikan program itu melalui Diskominfo Agam, Dinas Pertanian Agam, melalui Agam Media Center dan berbagai media lain, yang secara maksimal akan terus disampaikan pada masyarakat.

Selain itu, Pemkab.Agam bersama tim pelaksana di lapangan, baik personil penyuluh, tim sekolah lapangan, pemerintah nagari, tim Dinas Pertanian dan berbagai lembaga lain yang terlibat dalam program SPM, secara konsisten akan terus memantau perkembangan di lapangan, karena upaya maksimal merupakan ikhtiar utama yang terus dijalankan pemerintah daerah, yang diyakinkan hasilnya pun diharapkan bisa lebih maksimal, untuk memberi keuntungan dan kemudahan bagi para petani.

Bupati Agam itu berharap, dengan beragam langkah dan strategi yang dijalankan, akan mendorong seluruh lini bergerak bersama, mendorong sukses SPM, termasuk upaya mengawal bersama berbagai potensi yang kemungkinan akan merugikan petani, termasuk pengawasan masalah distribusi pupuk bersubsidi, “SPM adalah komitmen saya untuk sejahterakan masyarakat, sejahterakan petani untuk ketahanan pangan, “tegas H.Beni Warlis lagi.(HARMEN)

SPM Berpotensi Untungkan Petani,
Diskominfo Agam Optimalkan Sosialisasi

Lubukbasung,kaba12 — Sesuai program Bupati Agam, Sawah Pokok Murah yang kini sudah menjadi ikon bahkan menjadi bahan perbincangan public di berbagai lini, Diskominfo Agam makin mengoptimalkan sosialisasi dan program strategis dalam mendorong maksimalnya pemahaman masyarakat terkait kegiatan yang masuk dalam program unggulan Agam Sejahtera itu.

Kepala Diskominfo Agam Syatria yang saat memandu diskusi dengan kalangan Pers dengan para awak media termasuk diskusi khusus kaba12 dengan Bupati Agam, meyakini pihaknya bersama tim sosialisasi Pemkab.Agam sudah menyiapkan program khusus yang focus dalam mendorong optimalnya informasi dan sosialisasi terkait berbagai 5 progul Bupati Agam,termasuk Sawah Pokok Murah.

Disebutkan,selain bergerak cepatnya sebaran informasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan di lapangan, sosialisasi langsung pada para petani, melalui media sosial, dengan kalangan Pers, termasuk liputan dan diskusi khusus kalangan Pers dengan bupati Agam terkait program unggulan yang disebarluaskan pada masyarakat, serta berbagai agenda lain.

Syatria menyebut, Diskominfo Agam yang membawahi tanggungjawab pengelolaan informasi dan sosialisasi program SPM, yang sudah melakukan berbagai kegiatan di lapangan, “target kita, sosialisasi detail tentang kegiatan dalam progul yang dicanangkan Bupati Agam bisa lebih maksimal dan menyebar di semua ini. Hal ini, menjadi bagian penting dalam upaya mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan program pembangunan daerah. Kami akan terus memaksimalkan kegiatan yang dirancang, dan secara konsisten akan terus melakukan evaluasi, “tegas Kepala Diskominfo Agam itu lagi.

Harapan serupa disampaikan H.beni Warlis, Bupati Agam, peran optimal Diskominfo Agam bisa menjadi daya dorong dalam upaya membangun pemahaman bersama dari semua elemen masyarakat, termasuk peran Pers, sebagai media penyampaian informasi dan sosialisasi terhadap masyarakat.

“Ini untuk mensejahterakan masyarakat. Harus bersama kita lakukan, tanpa dukungan Pers dan berbagai lembaga yang ada, kami selaku bupati dan bahkan pemerintah daerah, takkan bisa berbuat banyak. SPM butuh peran dan dukungan semua unsur, karena ini untuk petani kita, untuk kesejahteraan masyarakat, “ujar Bupati itu berharap.(HARMEN)

0Shares
To Top